drberita.id -Panitia Reuni Akbar
Alumni Graha Kirana Medan menggelar dialog Hari
Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan tema "
Pendidikan Untuk Siapa?", sekaligus launching podcast "Suara Graha Kirana" pada Rabu 13 Mei 2026, mendatang.
Dialog tersebut akan dilaksanakan di ruang Harvad Focal Point Mall, Jalan Ringroad/Jalan Gagak Hitam (Jalan Tasbih II), Kota Medan, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Ketua Panitia, Muhammad Safii Sitorus berharap seluruh Alumni Graha Kirana Medan dapat hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, dialog publik digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pendidikan di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, yang masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, mulai dari kesenjangan akses hingga relevansi pendidikan terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
"Momentum Hari Pendidikan Nasional harus menjadi ruang refleksi bersama untuk melihat kembali arah pendidikan kita saat ini. Pendidikan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan inklusif," ujar Safii.
Safii yang didampingi panitia lainnya yakni Sekretaris Arif Tampubolon, Wakil Ketua Meilinda, Wakil Sekretaria Dofu Gaho, dan Bendahara Indah Permata Sari menilai masih terdapat ketimpangan akses pendidikan antara wilayah, kelompok ekonomi, maupun latar belakang sosial tertentu.
"Karena itu, diperlukan ruang diskusi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat guna mendorong lahirnya kebijakan pendidikan yang lebih berpihak kepada rakyat," sebutnya .
Selain dialog pendidikan, panitia juga akan melaunching podcast "Suara Graha Kirana" yang diharapkan menjadi media aspirasi kepada para pemangku kebijakan sekaligus menjadi sarana penyampaian program pemerintah kepada masyarakat luas.
Dialog publik tersebut akan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya Prof. M. Arif Nasution, DR. Sohibul Ansor Siregar, Drs Bahrumsyah MM, serta Sutrisno Pangaribuan.
Kegiatan ini nantinya diikuti guru dan tenaga kependidikan, kepala sekolah, mahasiswa, pelajar, organisasi masyarakat, pemerhati pendidikan hingga perwakilan pemerintah daerah.
Tujuan utama kegiatan yaitu mengkaji kembali arah dan tujuan pendidikan nasional, mengidentifikasi kelompok masyarakat yang belum mendapatkan akses pendidikan secara optimal, mendorong partisipasi publik dalam pengambilan kebijakan pendidikan, serta merumuskan rekomendasi strategis untuk pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Panitia juga menyiapkan sejumlah output kegiatan berupa dokumentasi, notulensi dialog, rekomendasi kebijakan pendidikan hingga publikasi hasil dialog kepada masyarakat luas.
Sekretaris Panitia Arif Tampubolon menambahkan bahwa Sekretariat Reuni Alumni Graha Kirana Medan berada di Jalan Tasbih II, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara.
"Kami berharap seluruh Alumni Graha Kirana bisa berkumpul dan bersilaturahmi di sekretariat kita bersama," sebut Arif.