drberita.id | Warga Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, protes adanya proses pemakaman dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 di Tapan Pemakaman Umum (TPU).
"Benar, warga Kelurahan Aek Tampang ada yang keberatan dengan pemakaman menggunakan protokol kesehatan Covid-19 di TPU wilayah Kelurahan Aek Tampang, Padangsidimpuan Selatan pada Sabtu 22 Mei 2021sore, ucap Camat Padangsidimpuan Selatan, Toib Simanjuntak, Sabtu malam.
BACA JUGA :PT. SRA 14 Bulan Belum Bayar Pesangan Karyawan Korban PHK
"Sekarang ini sedang dilakukan proses mencari akar masalah, masyarakat setempat merasa keberatan dengan adanya proses pemakaman dengan protokol COVID-19 di lokasi," sambung Toib.
Warga sekitar keberatan dan ingin pemakaman yang tadi sore untuk segera dibongkar. "Nanti saya lanjut ya, ini sedang rapat bersama masyarakat sekitar. Kita sedang mendalami dan berkoordinasi dengan pihak tim gugus tugas COVID-19 terkait hal ini," tutupnya.
Chaidir Nasution warga Lingkungan 1, Kelurahan Aek Tampang, Padangsidimpuan Selatan, menjelaskan proses pemakaman menggunakan alat pelindung diri (APD) Covid-19 yang terjadi tadi sore dan itu sangat dekat dengan pemukimam.
BACA JUGA :Tarik Tunai dan Cek Saldo di Bank Sumut Gratis
"Kami atas nama masyarakat mau hal ini dijelaskan secara jelasnya kepada kami masyarakat biar tidak terjadi yang tidak diinginkan," ujarnya.
Chaidir dan masyarakat lingkungan 1 setempat meminta dipindahkan dan dibongkar pemakaman yang terjadi sore tadi.