PRM Tangkahan Bagikan Daging Kurban Kepada Anggota dan Masyarakat

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir072022/_6781_PRM-Tangkahan-Bagikan-Daging-Kurban-Kepada-Anggota-dan-Masyarakat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
PRM Tangkahan sembelih hewan kurban Idul Adha.

drberita.id | Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tangkahan lakasanakan penyembelihan hewan kurban untuk dibagikan kepada anggota dan masyarakat, di halaman Kantor Hukum EPZA Jalan Gurami XI, Blok AA, No. 334 Perumahan Griya Martubung III, Kec. Medan Labuhan, Sabtu 9 Juli 2022.

Sejumlah warga masyarakat terlihat antusias menyaksikan penyembelihan hewan kurban yang digelar sekali setahun tersebut.

Sutan Mawardi, Ketuan Panitia penyembelihan hewan kurban PRM Tangkahan menyatakan bersukur dan gembira karena acara tersebut dapat berjalan sukses dan lanacar.

"Selaku panitia, kita merasa bersukur dan gembira acara dapat berjalan sukses dan lancar. Apalagi kita melihat warga sekitar antusias menyaksikan kegiatan penyembelihan hewan kurban ini. Walau perayaan Hari Raya Idul Kurban tahun ini berbeda dengan yang ditetapkan oleh Muhammadiyah dengan Pemerintah, namun masyarakat tetap antusias," ujar Sutan.

Eka Putra Zakran, SH MH Ketua PRM Tangkahan menyambut gembira penyembelihan hewan kurban yang digelar oleh pihaknya.

BACA JUGA:Bank Sumut dan BPJS Kesehatan MoU Program JKN

"Kita senang dan kita gembira bahwa tahun ini kita dari PRM Tangkahan masih mampu melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Walau kondisi ekonomi masih morat marit dan tidak stabil pasca pandemi civid-19, namun kita masih dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban," papar mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan itu.

Dijelaskan oleh Eka bahwa beberapa pekan yang lalu rada rada cemas pihaknya tidak dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban, karena berulang kali bongkar pasang peserta kurban. "Laporan panitia yang kita terima dalam rapat begitu, peserta yang mendaftar ada yang batal dan mengundurkan diri, alasannya ekonomi anggota belum stabil. Selaku PRM termuda di Kota Medan, kita tidak menampik hal itu, karena memang anggota kita saat ini juga masih sedikit, jadi wajar," kata Eka.

"Kita menyadari bahwa pasca pandemi covid-19 ekonomi masyarakat morat marit alias tidak stabil, jadi wajar kalau peserta ada yang batal dan mengundurkan diri. Kita tidak menampik akan hal itu," sambung Pengamat Hukum dan Sosial yang juga merupakan Ketua Umum PB PASU.

Namun demikian, lanjut Eka, pihaknya tetap mendorong para anggota agar tidak putus asa dan mau berkurban, sebab kurban adalah perintah agama yang diabadikan lewat kisah nabi Ibrahim Alaissalam.

"Di satu sisi kita menyadari bahwa ekonomi masyarakat morat marit dan luluh lantah pasca pandemi covid-19, jangankan untuk membeli hewan kurban, bertahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja terasa sulit. Jadi wajar kalau terjadi bongkar pasang peserta, karena kondisi sekarang memang tidak mudah. Namun, di sisi yang lain menjadi beban dan tanggung jawab moral bagi kita selaku pimpinan. Tahun lalu kita kurban, jadi tahun ini kita harus kurban juga agar tidak mundur. Prinsipnya hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini, kalau tidak termasuk kita pada golongan orang-orang yang merugi," paparnya.

BACA JUGA:Datang ke Medan, Jokowi Diminta Selesaikan Konflik Lahan Sei Mencirim dan Simalingkar

Lebih jauh dijelaskan Eka, bahwa kurban selain merupakan perintah agama, juga memiliki nilai silaturahim dan semangat gotong royong yang tinggi. Disamping itu, hikmah atau fadilah berkurban sangat banyak, salah satunya adalah mengikis sifat serakah dan menyembelih sifat kebinatangan (hewaniah) yang ada dalam diri manusia.

"Harapan kita, tahun depan PRM Tangkahan dapat menyembelih dua ekor lembu. Walau hari ini kita baru mampu menyembelih satu ekor lembu, tapi plening kita tahun depan minimal dua ekor lembu," tegasnya.

Mengenai perbedaan tanggal Hari Raya Idul Kurban 1443 H yang ditetapkan oleh Muhammadiyah dan pemerintah, dirinya tidak mempermasalahkan.

"Kita tidak mempermasalahkan terjadinya perbedaan tanggal hari raya, selaku kader Muhammadiyah kita sudah terbiasa mengenai hal itu. Jadi kita happy saja, karena memang tidak ada masalah krusial disitu, yang masalah justru kalau tidak berkurban, itu baru jadi masalah," katanya.

Pendeknya, selaku pimpinan kita bergembira karena dapat berbagi dengan sesama. Laporan panitia, daging kurban sebagian didistribusikan kepada anggota Muhamadiyah dan sebagian yang lainnya dibagikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di Griya Martubung II dan Griya Martubung III. "Nah, disitu kegembiraan kita," pungkas alumni Magister Hukum Kesehatan UNPAB ini.

Penulis
: DR Berita
Editor
: Admin

Tag:

Berita Terkait

Berita

Wakil Walikota Medan dan FJM Berbagi Daging Kurban Idul Adha di Warkop Jurnalis

Berita

GPA Sebut 1.098 Ekor Kurban Presiden Prabowo Langkah Nyata Pelayanan dan Keadilan Sosial

Berita

Bank Sumut Bagika Ratusan Paket Daging Qurban Idul Adha Kepada Masyarakat Kota Medan

Berita

JBMI Salurkan Hewan Kurban ke Sumut, Arif Rahmansyah Marbun: Kegitan Ini Bagian Misi Ukhuwah Islamiah

Berita

DDW Lakukan QC Untuk Pastikan Hewan Kurban Penuhi Standar Syariat dan Kualitas

Berita

Pemuda Muhammadiyah Dukung Koperasi Merah Putih