drberita.id | Yayasan Komunitas Peduli Anak dan Sungai Deli (Kopasude) melakukan pendataan titik sampah yang berada di sepadan Sungai Deli, Medan, Sumatera Utara, Minggu kemarin.
Ketua Kopasude Agung Rizki mengatakan pendataan yang dilaksanakan merupakan program untuk mengetahui berapa banyak titik sampah yang ada di sepadan Sungai Deli.
BACA JUGA :Viral, Video Polisi Gerebek Polwan Selingkuh di Kamar Hotel
Kopasude adalah yayasan yang fokus melaksanakan kegiatan pendidikan anak dan pelestarian Sungai Deli.
"Sepanjang 23,5 km yang kita arungi, mulai dari Titi Kuning Medan Johor, hingga Titi Papan Medan Marelan, tercatat sebanyak 74 titik buangan sampah di Sungai Deli," unjar Agung melalui keterangan tertulis, Rabu 31 Maret 2021.
[br]
"Sangat disayangkan masyarakat belum menyadari bahwa sampah yang dibuang di sepadan Sungai Deli, sangat mengancam kehidupat biota air, kualitas air dan ancaman lainnya," sambungnya.
Agung menambahkan Sungai Deli merupakan titik nadi Kota Medan, dalam menopang kebutuhan air bersih.
BACA JUGA :Kamaluddin Pane Sarankan KSP Moeldoko dan Gerombolan Buat Partai Sendiri
"Selama pengarungan yang memakan waktu kurang lebih 8 jam ini, kami masih banyak melihat betapa pentingnya Sungai Deli bagi masyarakat Kota Medan. Mulai dari mencuci, memancing, serta beribadah kami temukan," katanya.
"Sebenarnya kami berencana melakukan pendataam sampai Belawan, namun karena waktu yang kurang dan fisik yang sudah lebah, akhirnya pendataan hanya sampai Titi Papan saja," terangnya.
[br]
Agung menerangkan, bukan saja menemukan pembuangan sampah di sepanjang Sungai Deli, Kopasude juga menemuhkan banyaknya bangunan yang memakan sepadan sungai dan titik pembuangan limbah pabrik.
"Insyah Allah, data yang kita dapat ini, akan kita sampaikan kepada bapak Walikota Medan Bobby Nasution, sebagai bentuk kolaborasi Kopasude agar menciptakan Sungai Deli yang bersih," pungkas Agung.
BACA JUGA :10 Pernyataan Sikap Gema Santri Nusa Terkait Bom Bunuh Diri Depan Gereja Katedral
Kopasude juga berterima kasih kepada Kecamatan Medan Johor dan Medan Marelan yang turut membantu proses pendataan titik sampah yang dilakukan pada hari minggu lalu.