drberita.id | Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan menurunkan alat beratnya untuk melakukan pengorekan drainase di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, persisnya Pasar Seikambing, Kamis 8 April 2021 malam.
Seperti beko, truk pengangkut, dan kenderaan penyedot lumpur sengaja dilakukan pada malam hari agar tidak menggangu pengguna jalan termasuk juga para pedagang.
BACA JUGA :Bencana Alam di Indonesia Seperti Agenda Rutin
"Seharusnya pengorekan ini dilakukan minggu kemarin, namun karena para pedagang belum siap dan masih dilakukan sosialisasi, sehingga kami menunda sampai dengan saat ini," ujar Ardiansyah, pegawai Dinas PU Medan.
Selain di Pasar Sikambing, sambung Ardianayah, ada beberapa tempat lagi yang akan dikorek dan disedot di antaranya drainase di Gang Pertama, juga Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia.
[br]
"Di lokasi itu, terlihat drainasenya sudah sangat parah, nyaris telah dipenuhi lumpur dan sampah. Wajar saja ketika turun hujan terjadi genangan air hingga menyebabkan banjir. Ini yang pertama akan dilakukan pengorekan," katanya.
"Dampak dari kurangnya kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi faktor utama terjadinya banjir," tambahnya.
BACA JUGA :2 Jam Hujan, Kawasan Jermal Medan Denai Terendam Air
Ardiasyah pun berharap masyarakat semakin peduli untuk kebersihan lingkungan sekitar, temasuk juga para pedagang, agar tidak membuang sampah sembarangan.
"Percuma saja dilakukan pengorekan jika setelah itu warga kembali membuang sampah di drainase. Mari sama-sama saling menjaga," ujarnya.
[br]
Penyedotan dan pengorekan drainase di Jalan Kapten Muslim ini mendapat apresiasi dari anggota DPRD Medan Duma Sari Hutagalung. Katanya, Dinas PU menjadi OPD terdepan menjalankan prorgam Walikota untuk perbaikan infrastruktur.
"Kita akui, Walikota Medan sangat atensi agar kota kita ini tidak lagi banjir, sehingga Walikota ingin menunjukan kinerjanya kepada masyarakat bahwa Kota Medan dapat dirubah jika seluruh warganya saling mendukung, termasuk juga para OPD untuk dapat mengikuti visi dan misi walikota yang energik tersebut," katanya.
BACA JUGA :Bobby Marah PAD Alat Berat Dinas PU Medan Minim
Duma berharap Walikota Medan dapat menilai ASN yang benar bekerja dan aktif dalam menjalankan tugas-tugas di lapangan. Dengan memberikan insentif bagi para ASN yang diketahui bekerja dengan baik.
Ia juga mendengar ada TPP para ASN di Dinas PU Medan yang belum dicairkan hingga saat ini. Walikota Medan Bobby Nasution, yakin Duma, tidak akan membiarkan ASN yang bekerja tulus di lapangan.
[br]
"Untuk TPP pegawai yang belum dicairkan oleh Pemko Medan, kita berharap agar jangan diperlama-lama lagi, sebab di tengah situasi pandemi Covid-19 dan meningkatnya kebutuhan apalagi menjelang bulan Suci Ramadhan, TPP itu bisa segera dicairkan," tandasnya.