drberita.id | Setiap anak punya keinginan untuk terpenuhi segala kebutuhannya. Tidak terkecuali dengan Putra, seorang anak yatim yang telah lama ditinggal ayahnya sejak ia masih balita.
Saat ini Putra duduk di bangku kelas empat sekolah dasar. Untuk memenuhi kebutuhan hidup Putra, sang ibu berpindah dari rumah ke rumah untuk mencari upah dari membersihkan rumah.
Momen 'Belanja Yatim' kali ini menjadi yang ditunggu-tunggu bagi Putra. Ia sudah berencana untuk mengganti tasnya yang telah lama rusak. "Tasnya sudah rusak soalnya kak, belum ada beli baru lagi karena belum ada uangnya," ucap Putra kepada tim Dompet Dhuafa Waspada.
Setelah memilih tas kesukaannya, Putra pun beralih ke perlengkapan lainnya yang dibutuhkan. Putra yang merupakan anak bungsu dari lima bersaudara ini rupanya juga bermimpi miliki alat tulis yang lengkap. "Mau beli pensil sama rautannya juga, sering pinjam sama kawan, tapi kadang kadang enggak dikasih," ucapnya malu.
Tidak hanya belanja untuk perlengkapan sekolah. Putra juga mengatakan ia ingin membawa oleh oleh makanan untuk kakak dan ibunya. "Ambil roti boleh kan kak? Mamak suka roti soalnya. Terus mau ambil jajanan dan susu juga untuk kakak," kata Putra.
BACA JUGA:Biasa Makan Hanya Nasi Putih, Nek Sudarti Haru Terima Paket Sembako DDWBelanja 'Bersama Yatim' ini memang menjadi salah satu program kemanusiaan yang dijalankan Dompet Dhuafa Waspada (DDW) untuk memenuhi kebutuhan anak yatim.
Selain program Ketuk Pintu Mustahik, program Belanja Bersama Yatim ini menjadi program kemanusiaan yang dijalankan menjelang akhir tahun 2022.
Pimpinan Cabang DDW Sulaiman pun mengatakan banyaknya permasalahan yang terjadi dipenghujung tahun, menginisiasi Dompet Dhuafa untuk menggalakan berbagai program kemanusiaan.
"Salah satunya Belanja Yatim ini kita adakan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah untuk anak yatim agar mereka terpenuhi kebutuhannya," ucapnya.
BACA JUGA:Lewat Program KPM, DDW Penuhi Kebutuhan Pangan Warga Selama Satu BulanDisampaikan Sulaiman, teknis mengajak langsung mereka berbelanja juga memang sengaja dilakukan. "Mereka akan dibawa berbelanja agar dapat memilih sendiri kebutuhan yang mereka butuhkan saat ini," ucap Sulaiman.
Kepada masyarakat luas Sulaiman juga mengajak untuk ikut berpartisipasi dalam program ini. "Sama seperti program Ketuk Pintu Mustahik, Program Belanja Yatim ini pun, terbuka untuk siapa saja yang ingin berpartisipasi, kita rangkul anak yatim," ajak Sulaiman.
Donasi untuk anak yatim dapat diantarkan langsung ke Kantor DDW atau bisa menghubungi lebih lanjut di nomor 0812 6200 6967.