drberita.id | Walikota Medan Bobby Nasution marah mengetahui Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sewa alat berat Dinas Pekerja Umum (PU) sangat minim sekali. Bobby pun melarang alat berat disewakan.
PAD sewa alat berat Dinas PU Medan hanya Rp 100 juta perbulan, dengan komulatif 1 tahun Rp 1,2 miliar. Padahal alat berat yang disewakan itu canggih dan mahal.
BACA JUGA :Tim Gabungan Tangkap 8 Kurir Narkoba di Perairan Pantai Timur Sumatera
"Saya ingatkan, kalau begitu, jangan dulu lah disewa-sewakan," tegas Bobby dalam rapat pembahasan visi misi ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2021-2026 ke dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) di ruang rapat III Balai Walikota, Rabu 17 Maret 2021.
Kadis PU Medan Zulfansyah pun diingatkan agar memperbaiki opini negatif terhadap instansi yang dipimpinnya. Alat berat yang canggih dan mahal itu seharusnya bisa membuat mulua jalan. Namun faktanya masih banyak keluhan warga terkait kerusakan jalan.
"Semua pejabat OPD harus memahami dan menjabarkan visi misi Pemko Medan dalam setiap program kerja yang dijalankan," ucap Bobby.
Bobby juga mengingatkan lima progam prioritas yang harus dijalankan kepala OPD dengan tepat sasaran. Mulai dari kesehatan, kebersihan, infrastruktur termasuk soal perbaikan jalan, drainase, penanganan banjir, dan pembenahan kawasan herritage kesawan.
BACA JUGA :Pengamat Ingatkan APBD Diskominfo Sumut Jangan Sampai Bermasalah Hukum
"Saya ingatkan, semua pelaksanaan program ini berujung pada bertambahnya PAD Kota Medan tahun 2021 dan ke depan," pesannya.