drberita.id-Medan | Jalan rusak serta masalah sampah menumpuk di Gang Kurnia Jalan Cempaka, Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia, akan diperbaiki sehabis libur lebaran.
Camat Medan Polonia Amran Rambe mengatakan, penanganan sampah dan jalan di Gang Kurnia akan menjadi prioritas mereka. Rencana anggaran biaya perbaikan sudah diajukan.
BACA JUGA :5 Program Prioritas: JMSI Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolda Sumut
"Ketika anggarannya cair, itu yang akan jadi prioritas. Ini tinggal teknisnya mudah-mudahan sehabis libur lebaran ini langsung dikerjakan," kata Amran di lokasi Selasa 11 Mei 2021.
"Jalan tersebut rencananya akan diperbaiki, juga akan dilakukan normalisasi saluran air," sambungnya.
Sembari menunggu anggaran cair, saat ini pihak kelurahan dan kecamatan terus membersihkan lokasi dari sampah dengan gotong-royong bersama warga.
Amran juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Persoalan sampah ini adalah persoalan bersama. Perlu kerjasama pemerintah dan masyarakat.
Diakuinya, dalam penanganan sampah khususnya di Kecamatan Medan Polonia, kata Amran, memiliki kendala armada petugas kebersihan.
[br]
Saat ini, Kelurahan Sari Rejo dengan 9 lingkungan dan jumlah sekitar 27 ribu penduduk, becak sampah yang dimiliki hanya ada dua armada.
"Petugas kebersihan sebetulnya sudah bekerja, cuma terkendala armada hanya dua. Karenanya kita sudah memohon kepada pemerintah kota untuk bisa menambah armadanya," ungkapnya.
BACA JUGA :AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al Aqsa
Sebelumnya Walikota Medan Bobby Nasution meninjau Gang Kurnia dan berjanji akan mengatasi persoalan warga. Permasalahan warga adalah lokasi lahan kosong di Gang Kurnia itu dijadikan tempat pembuangan sampah selama bertahun-tahun.
Akibatnya, sampah menumpuk di lokasi dan saluran air tertutup. Air pun meluap ke jalan. Bobby pun memanggil Camat Medan Polonia Amran Rambe dan Lurah Sari Rejo Nurainun.
Camat dan Lurah pun menindaklanjuti dengan membersihkan sampah di lokasi. Namun untuk perbaikan jalan dan normalisasi saluran air tidak bisa dilakukan langsung, tetapi menunggu anggaran cair. Saat ini, anggaran perbaikan telah diajukan.
BACA JUGA :Tak Pakai Masker, Video Ketua KPK Dengan Komisaris PT. Pelindo I Yang Berpekara Beredar Luas