DKP Kota Medan MoU Daur Ulang Sampah dengan PT NESS

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir072019/6886_DKP-Kota-Medan-MoU-Daur-Ulang-Sampah-dengan-PT-NESS.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
drberita/istimewa
Kepala DKP Kota Medan Muhammad Husni dengan Direktur Utama PT NSES Eva Hajri.
DINAMIKARAKYAT - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan dan PT Nusantara Siana Eko Solusi (NSES) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam upaya proses daur ulang sampah dan penanganan sampah serta pemberdayaan masyarakat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Penandatangan dilakukan Kepala DKP Kota Medan Muhammad Husni dengan Direktur Utama PT NSES Eva Hajri di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, Selasa 30 Juli 2019.Kerjasama tersebut juga melibatkan Gradient Technologies SDN untuk membatu DKP Kota Medan dalam mengelola sampah menjadi bernilai ekonomis yang ada di TPA Terjun. "Alhamdulillah, hari ini kita melakukan penandatangan nota kesepahaman. Upaya ini menjadi awal baik bagi kita untuk sama-sama mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kota Medan. Kita berharap sinergitas yang terjalin hari ini memberi dampak yang luar biasa bagi sampah Kota Medan menjadi sesuatu yang bermanfaat," ujar Husni.Proses daur ulang sampah tersebut dimulai dalam waktu dekat dengan alat yang didatangkan langsung dari Singapura dan dilakukan langsung di TPA Terjun. Alat-alat tersebut akan dapat memilah langsung sampah baik yang berbahan organik maupun anorganik."Upaya ini kita ambil agar sampah yang dikelola dapat bermanfaat dan tidak menimbun seperti gunung es. Misalnya seperti sampah organik akan dikelola menjadi kompos serta bahan anorganik seperti plastik nantinya diolah menjadi energi ramah lingkungan," terangnya.  Husni juga mengaku saat ini DKP Kota Medan tengah menjalankan program patroli sampah. Tugasnya adalah untuk mengawasi dan mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat misalnya seperti di parit, sungai dan lahan kosong. "Ke depan program ini akan disinkronisasikan dengan pihak kecamatan hingga lingkungkan. Kami juga masih mempersiapkan segala kebutuhan operasionalnya. Semoga langkah ini dapat berjalan efektif," cetusnya.Principal Technology Consultant Gradient Technologies PT NESS Muhammad Yani mengatakan, pihaknya bersedia membantu Pemko Medan menanggulangi masalah sampah lewat proses daur ulang. Permasalahan sampah bukan hanya menjadi permasalahan klasik Kota Medan, tapi juga kota-kota lainnya di Indonesia bahkan dunia.

"Kesepakatan ini menjadi komitmen bagi kita bersama untuk dapat bersama-sama menanggulangi masalah sampah Kota Medan. Semoga kontribusi yang kami berikan ini dapat memberikan dampak positif bagi kebersihan Kota Medan," pungkasnya. (art/drc)

Editor
: admin

Tag:

Berita Terkait

Berita

Warga Medan Terkonfirmasi Omicron, Satgas Covid-19 Segera Koordinasi ke Kemenkes

Berita

Warkop Jurnalis Medan Peliput Covid-19 Dapat Bantuan Tempat Cuci Tangan

Berita

Jadi Perhatian Plt Walikota: THL & ASN DKP Kota Medan Tes Urine

Berita

Tes Urin "Pasukan Melati" Dikutip Rp100 Ribu: Ini Kata Kepala DKP Kota Medan

Berita

Kak Edy Janji Pramuka Tidak Akan Pernah Mati Lagi di Sumut

Berita

Husni: Hanya biaya pembayaran listrik yang pindah ke kami