Camat Medan Deli Bagi-bagi KIA di Hari CTPS Dunia

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir122019/4286_Camat-Medan-Deli-Bagi-bagi-KIA-di-Hari-CTPS-Dunia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
drberita/istimewa
Camat Medan Deli Fery Suhery.
DRberita | Memperingati hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Dunia, Rabu 18 Desember 2019, yang serentak dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, Kecamatan Medan Deli di SD Negeri 064011 juga melaksanakan.Kegiatan yang diisi dengan berbagai penampilan dari murid-murid sekolah dasar 11 ini juga dibarengi penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolik oleh Camat Medan Deli Fery Suhery dan Koordinator Kecamatan Pendidikan Medan Deli Abdul Gani.Ketua TP PKK Kota Medan diwakilkan Camat Medan Deli Fery Suhery mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka mengkampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)."Dengan memeragakan kepada anak-anak kita di sekolah ini cara mencuci tangan yang baik dan benar pakai sabun, terbukti dapat menurunkan diare sebanyak 40% dan ISPA 20%," kata Fery.Kegiatan ini dihadiri pula oleh istri Kadis Perhubungan Kota Medan Ny Netty Iswar Lubis, Sekretaris PKK Kecamatan Medan Deli Ratna Sari, Ketua TP PKK Kelurahan, Kepala Kelurahan Titi Papan, Mabar, Mabar Hilir, Tanjung Mulia, Kota Bangun, Babinsa, KNPI Kecamatan dan unsur Muspika Kecamatan Medan Deli.Selain acara yang serentak dilakukan di belahan bumi lainnya, juga dibagikan secara simbolik kepada beberapa sekolah yang ada di wilayah Medan Deli sebanyak 7000 lebih KIA.

Ini merupakan langkah yang terus dilakukan kepada anak-anak Indonesia agar memiliki identitas. Untuk nantinya tak lagi ragu atau pun takut dalam belajar. (art/drc)

Penulis
: Yudha
Editor
: admin

Tag:

Berita Terkait