Jangan Abaikan Sistem Perpipaan! Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membangun Rumah

Heri

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202607/_3318_Jangan-Abaikan-Sistem-Perpipaan--Ini-5-Kesalahan-yang-Sering-Dilakukan-Saat-Membangun-Rumah.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
net
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membangun Rumah

drberita.id - Membangun rumah impian tidak hanya soal memilih desain yang menarik atau interior yang estetik. Di balik tampilan rumah yang indah, terdapat sistem penting yang sering luput dari perhatian, yaitu instalasi perpipaan atau plumbing.

Padahal, kesalahan dalam memilih material maupun proses pemasangan pipa dapat memicu kerusakan serius dan biaya perbaikan yang jauh lebih besar di kemudian hari.

Berikut lima kesalahan yang sebaiknya dihindari saat membangun rumah agar hunian tetap nyaman dan bebas masalah dalam jangka panjang.

1. Terlalu Fokus pada Tampilan Rumah

Banyak pemilik rumah lebih memperhatikan pemilihan warna cat, model dapur, keramik, hingga furnitur. Sementara itu, sistem perpipaan yang berada di balik dinding dan lantai sering kali dianggap kurang penting.

Padahal, apabila terjadi kebocoran, proses perbaikannya dapat mengharuskan pembongkaran dinding, plafon, hingga lantai yang sudah selesai dikerjakan.

2. Memilih Pipa Hanya Karena Harganya Murah

Tidak semua jenis pipa memiliki fungsi yang sama. Ada pipa yang dirancang khusus untuk saluran air bersih, air panas, maupun sistem bertekanan tinggi.

Menggunakan produk yang tidak sesuai spesifikasi berisiko mempercepat kerusakan dan mengurangi usia pakai instalasi perpipaan.

3. Menganggap Biaya Plumbing Bisa Ditekan

Biaya pemasangan sistem perpipaan umumnya hanya sekitar 5 hingga 10 persen dari total anggaran pembangunan rumah.

Meski porsinya relatif kecil, kerusakan pada sistem ini justru dapat menimbulkan biaya renovasi yang jauh lebih besar, mulai dari pembongkaran dinding, perbaikan plafon, penggantian keramik, hingga tambahan biaya tenaga kerja.

4. Mengabaikan Kualitas Pemasangan

Material berkualitas tidak akan memberikan hasil maksimal jika proses pemasangannya dilakukan secara kurang tepat.

Kesalahan saat pengiriman, penyimpanan, maupun instalasi dapat menyebabkan pipa mengalami retak atau kerusakan yang baru diketahui setelah rumah mulai ditempati.

Karena itu, pemasangan sebaiknya dilakukan oleh tenaga yang memahami prosedur instalasi sesuai standar.

5. Tidak Memastikan Kualitas Material

Sebelum membeli material bangunan, pemilik rumah disarankan mencari informasi mengenai standar produksi, proses pengujian, hingga sertifikasi kualitas produk.

Langkah tersebut penting untuk memastikan material yang digunakan memiliki daya tahan tinggi dan mampu memberikan perlindungan dalam jangka panjang.

Edukasi Pentingnya Sistem Perpipaan

Sementara itu, Corp Brand Communication Department Head Rucika, Reynard Natamihardja, menilai kualitas sistem perpipaan bukan hanya berkaitan dengan ketahanan produk, tetapi juga memberikan rasa aman bagi penghuni rumah.

Menurutnya, investasi pada sistem perpipaan yang berkualitas akan membantu menjaga kenyamanan hunian sekaligus menghindarkan pemilik rumah dari biaya perbaikan yang tidak terduga di masa mendatang.

Membangun rumah bukan hanya tentang menciptakan tampilan yang menarik, tetapi juga memastikan seluruh sistem pendukung bekerja dengan baik.

Dengan memilih material berkualitas dan pemasangan yang tepat, rumah akan lebih awet, aman, serta nyaman untuk dihuni dalam jangka panjang.

Penulis
: arie

Tag:

Berita Terkait