drberita.id | Menyongsong status Desa Wisata Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan, yang ditetapkan oleh Pemkab Deliserdang, Kelompok Tani Hutan (KTH) Bakti Nyata bergerak terus dalam optimalisasi potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).
Selain membenahi objek wisata hutan mangrove yang bakal jadi destinasi unggulan, KTH Bakti Nyata juga membenahi SDM termasuk para perempuan desa yang diarahkan jadi ujung tombak pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Hari ini kami membentuk kelompok UMKM perempuan yang dinamai Srikandi Bakti Nyata, yang beranggotakan sebagian istri pengurus serta anggota KTH Bakti Nyata," kata Ketua KTH Bakti Nyata, Salamin Yahya, Selasa 11 Januari 2022.
BACA JUGA:
Tahun 2021, Dompet Dhuafa Waspada Salurkan Rp 4,5 Miliar Dana ZiswafMenurut Salamin, selama ini SDM perempuan Desa Tanjung Rejo banyak yang mampu membuat berbagai produk utamanya berbahan baku utama dari alam hutan mangrove seperti batik dengan pewarna mangrove, aneka cemilan seperti keripik dan dodol, selai, jus nipah, serta olahan dari hasil laut seperti ikan sale dan kepiting.
"Namun ini usahanya kurang optimal dan kurang fokus, maka dengan dibentuknya kelompok UMKM ini mereka nanti bisa saling bekerja sama sehingga lebih semangat dalam berproduksi dan memasarkan," kata Salamin didampingi Bendahara Irmawan.
Diharapkan produk-produk yang dihasilkan kelompok ini nantinya bisa mengisi galery yang tengah dibangun di desa, untuk menjadi ole ole wisatawan.
"Ke depannya produk yang punya kualitas serta nilai jual tinggi juga diarahkan masuk ke galery Pusat Promosi Usaha Daerah (PPUD) Deliserdang," katanya.
BACA JUGA:
Partai Buruh Dukung PT 0 PersenPembentukan kelompok ini sebelumnya telah mendapat dukungan Kepala Desa Tanjung Rejo, Slamet yang memang mengharapkan lahir kelompok kelompok produktif guna pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
"Tak sampai di sini, kelompok UMKM ini merupakan cikal bakal pembentukan koperasi masyarakat yang berikutnya didirikan sebagai induk dari semua kegiatan ekonomi KTH Bakti Nyata," tutup Bendahar Salamin.
Pengurus Kelompok Srikandi Bakti Nyata, yaitu Ketua Sakilah, Wakil Ketua Suryaningsih, Sekretaris Siti Nurhalimahi, Bendahara Salma Suryaningsih, serta dilengkapi pengurus bidang dan seksi.