Road to Hakordia 2022: KPK Ajak Pemangku Kepentingan di Sumut Gelorakan Semangat Antikorupsi

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir112022/_2269_Road-to-Hakordia-2022--KPK-Ajak-Pemangku-Kepentingan-di-Sumut-Gelorakan-Semangat-Antikorupsi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Harkodia 2022 di Sumut

drberita.id | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka rangkaian kegiatan menuju Hari Antikorupsi Sedunia (Road to Hakordia) tahun 2022 dari Medan, Sumatera Utara 29 November 2022.

Mengusung tema 'Indonesia Pulih, Bersatu Lawan Korupsi', KPK mengajak setiap elemen bangsa bersatu untuk bersama-sama cegah korupsi di lingkungan masing masing.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan bahwa Hakordia yang diperingati setiap 9 Desember, menjadi pengingat bahwa masih marak terjadi praktik korupsi saat ini. Praktik yang menyebabkan terhambatnya pengentasan kemiskinan, terganggunya pembangunan, dan yang paling terdampak adalah rakyat miskin.

"Kenyataan kita sehari-hari, yang mudah ditemukan dan dirasakan masyarakat kita adalah kemiskinan. Kita masih melihat, layanan kesehatan kita belum begitu baik, melihat angka pendidikan yang masih rendah, fasilitas sekolah banyak yang rusak, infrastruktur juga dibangun dengan kualitas tidak baik. Salah satu penyebab permasalahan itu adalah korupsi," ujar Alex.

Selain itu, menurut Alex, tingginya angka korupsi juga diukur dari Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang rendah. Dari 180 negara, Indonesia berada pada urutan 96 sebagai negara yang antikorupsi dengan skor 38.

BACA JUGA:Dukung Gerakan Antikorupsi, Iksir: Peringatan Hakordia 2022 juga dimaknai seluruh Insan Bank Sumut

"Untuk itu, saya mengajak keterlibatan seluruh pihak, baik Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum, BUMN, BUMD, Pelaku Usaha, dan segenap lapisan masyarakat, sangat penting gelorakan terlibat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi," ujar Alex.

Secara khusus, Alex juga meminta agar para Kepala Daerah memiliki komitmen tidak melakukan korupsi. "Yang paling utama bagi kami, komitmen kepala daerah tidak lakukan korupsi, ini yang harus terus selalu kami ingatkan, kami bangun," kata Alex.

KPK juga telah melakukan beberapa upaya pemberantasan korupsi, yang dikenal sebagai Trisula Pemberantasan Korupsi, yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Hasilnya, bisa dilihat dari skor Indeks Perilaku Antikorupsi (IPAK) Indonesia yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Dan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) juga terus mengalami kenaikan.

[br]

"Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin antikorupsi dan harus terus digelorakan," ujar Alex.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berharap peringatan Hakordia 2022 bukan hanya kegiatan seremonial saja, namun menjadi evaluasi dan langkah ke depan hilangkan korupsi di Sumatera Utara.

"Sumatera Utara ini, rangking 2, paling banyak korupsinya. Mungkin ini jadi sentakan untuk kita semua, KPK hadir di sini, untuk jangan lakukan korupsi pengadaan barang dan jasa, korupsi jual beli jabatan, suap-menyuap, penggelembungan dari perencanaan sampai pertanggungjawaban untuk kepentingan pribadi," ujar Edy.

Edy juga menyampaikan apresiasinya kepada KPK, karena telah menggelar Road to Hakordia di Provinsi Sumatera Utara. Edy berharap, agar selalu diberikan arahan oleh KPK agar tata kelola Pemerintahan Sumatera Utara semakin baik, demi kesejahteraan masyarakat.

Pada kegiatan Road to Hakordia 2022 ini, KPK menggelar sejumlah kegiatan seperti Workshop Penguatan APIP, Penyuluh Antikorupsi, dan Seminar Antikorupsi Badan Usaha. Selain itu juga terdapat Diskusi Film Antikorupsi, Festival Pelayanan Publik, dan Diskusi Media dengan Pimpinan KPK.

BACA JUGA:Polri Watch Desak KPK Usut Kasus Suap Kepala Dishub Medan

Provinsi Sumatera Utara menjadi wilayah ketiga dalam rangkaian Road to Hakordia Tahun 2022, setelah pekan sebelumnya diadakan di Kalimantan Timur dan Bali. Berikutnya, Road to Hakordia juga akan menyambangi Jawa Barat dan Jawa Timur. Hingga pada puncaknya akan dilaksanakan pada 9 Desember 2022 di Jakarta.

Turut hadir dalam Pembukaan Road to Hakordia Sumut, Pj. Gubernur Provinsi Aceh Marzuki, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy J, Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Jambi Al Haris dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Hadir pula para Bupati seluruh Kabupaten/Kota Sumut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Forkompimda Sumut, serta para ASN, Pelajar, dan masyarakat umum/tamu undangan.

Penulis
: DR Berita
Editor
: Admin

Tag:

Berita Terkait

Kerah Putih

Pendidikan Indonesia Dalam Lingkaran Korupsi: KPK dan Kejagung Awasi SPMB dan Uang Sekolah

Kerah Putih

Menteri Imipas Pindahkan Narapidana Korupsi Topan Ginting dari Rutan ke Lapas Medan

Kerah Putih

Aplikasi SPMB Sumut Masih Pakai Server Pemprovsu, LTKP: Alexander Jangan Buat Malu Bobby Nasution

Kerah Putih

Kajati Sumut Muhibuddin Diminta Periksa Dugaan Korupsi 67 Proyek SDA BBWS Sumatera II

Kerah Putih

Korupsi Smart Village Madina 1 Tersangka, BIG: Masih Pemberkasan Segera Akan Diumumkan Lainnya

Kerah Putih

GPA Medan Curigai Anggaran Rehab Rumah Dinas Walikota Rp 4,9 Miliar Jadi Modus Korupsi