drberita.id | Polres Padangsidimpuan segera memanggil Kepala Desa Labuhan Labo Hadi Santoso dan pihak terkait yang terlibat dan mengetahui penggunaan anggaran dana desa (ADD) dan bantuan langsung tunai (BTL) yang diduga dikorupsi.
"Yang jelas akan kami lakukan penyelidikan terkait info tersebut, dan pasti akan kita tindak lanjut untuk para pihak terkait," ujar Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Bambang, Kamis 24 Juni 2021.
Baca JugaRp 70 Miliar Lebih Anggaran Covid-19 di Sumut Jadi Temuan, PDIP: Ini Dugaan Tindak Pidana KorupsiBambang juga mengatakan adanya informasi pertemuan kepala desa dengan warga Labuhan Labo di Pia Hotel, Tapanuli Tengah (Tapteng), dalam rangka perdamain ADD dan BLT sudah masuk dalam penyelidikan.
"Terkait itu sudah kita terima, ya dugaan penyalahgunaan ADD BLT dan perdamaian di Pia Hotel, segera kita panggil untuk klarifikasi," katanya.
Baca JugaBEM Nusantara Demo Dugaan Rumdis Karutan Humbahas Jadi Lokasi MesumWarga Labuhan Labo menginginkan dugaan penyalahgunaan ADD BLT dan perdamaian di Pia Hotel, Tapanuli Tengah, segera terungkap pelaku dan dalangnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kota Padangsidimpuan Syafaruddin Harahap dan Kepala Desa Labuhan Labo Hadi Santoso dikonfirmasi enggan menjelaskan terkait perdamaian dengan warga di Pia Hotel, Tapteng. Kedua orang itu bungkam ketika ditanya.
Baca JugaGubsu Pecat 2 Direksi PDAM Tirtanadi