Penyimpangan Dana Desa di Sumut Jadi Perbincangan Ombudsman dan BPKP

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir012021/_1243_Penyimpangan-Dana-Desa-di-Sumut-Jadi-Perbincangan-Ombudsman-dan-BPKP.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Foto: Istimewa
Pertemuan BPKP dan Ombudsman bahas dana desa di Sumut.

drberita.id | Isu dana desa di Sumut, terutama soal pengucuran dana ke desa yang sudah lama ditinggal penduduknya di Nias Barat, jadi topik bahasan dalam pertemuan Ombudsman RI Perwakilan Sumut dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut.

Pertemuan koordinasi ini dipimpin langsung Kepala BPKP Perwakilan Sumut Yono Andi Atmoko di ruang kerjanya, Kamis 28 Januari 2021. Hadir mendampingi Yono Korwas Rohmadi dan auditor Bakti Ginting.

Sementara Ombudsman RI dipimpin langsung Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar. Ia didampingi Kepala Bidang Pencegahan Edward Silaban, Kepala PVL Hana Ginting, Kepala Pemeriksaan Laporan (PL) James Panggabean dan Tetty Silaen.

Baca Juga :Presma USU: Kepentingan Mahasiswa USU tetap harus jadi Prioritas!

Pembahasan soal dana desa ini bermula ketika Abyadi Siregar menyampaikan kekhawatirannya atas tingginya potensi kerugian negara dalam pengelolaan dana desa. Ini sejalan dengan banyaknya laporan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Sumut yang menyampaikan laporan terkait dana desa ke Ombudsman RI Perwakilan Sumut.

"Selama ini, banyak masyarakat yang datang ke Ombudsman RI Perwakilan Sumut yang ingin melapor atau sekadar konsultasi atas dugaan penyimpangan penggunaan dana desa. Mereka datang dari berbagai kabupaten/kota di Sumut. Termasuk soal pengucuran dana desa ke desa yang sudah lama ditinggalkan penduduknya seperti yang terjadi di sejumlah desa di Nias Barat. Dari laporan-laporan ini, diduga potensi kerugian negara sangat tinggi," kata Abyadi Siregar.

Tapi, lanjut Abyadi, selama ini, Ombudsman mengarahkan masyarakat agar menyampaikan laporan terkait dana desa itu ke Inspektorat selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) di Pemkab/Pemko. "Nah, bila Inspektorat tidak melakukan tindaklanjut, baru masyarakat disarankan membuat laporan pengaduan ke Ombudsman," jelas Abyadi.

Sejalan dengan itu, dalam rangka meningkatkan fungsi pengawasan baik pengawasan pelayanan publik oleh Ombudsman maupun pengawasan keuangan dan pembangunan oleh BPKP, Abyadi mengharap sinergi yang kuat antara Ombudsman Sumut dan BPKP Sumut. "Kami melihat pentingnya sinergi Ombudsman RI dan BPKP dibangun untuk mempertajam pengawasan kedua institusi pengawas ini," kata Abyadi.

Menanggapi hal itu, Yono Andi Atmoko menyambut baik sinergi Ombudsman dan BPKP. Yono bahkan mengakui, beberapa isu pelayanan publik, khusus yang berkaitan dengan keuangan dan pembangunan yang disoroti oleh Ombudsman Sumut selama ini, menjadi pembahasan juga di internal BPKP Sumut. Seperti terkait soal pengucuran dana desa ke desa-desa di Nias Barat yang disoroti Ombudsman tahun 2019.

Baca Juga :Janda Muda di Sibolga Nyaris Diperkosa, Pelaku Pakai Masker

Berkaitan itu, Yono sepakat Ombudsman dan BPKP bersinergi melakukan pengawasan. "Bahkan, untuk isu-isu strategis, bisa saja tim Ombudsman datang untuk berdiskusi dengan tim BPKP. Kita terbuka demi melakukan pengawasan yang baik," kata Yono.

art/drb

Editor
: admin
Sumber
: Rilis

Tag:

Berita Terkait

Kerah Putih

Blackout PLN Dilaporkan ke Ombudsman RI

Kerah Putih

Ombudsman RI dan BPN Medan Periksa Kasus Tanah Herlambang Panggabean Lawan PT Musim Mas Grop

Kerah Putih

Mafia Tanah Terlibat: Herlambang Panggabean Laporkan PT Musim Mas Grop ke Ombudsman RI

Kerah Putih

4 Mantan Kaper Dukung Penggeledahan Ombudsman, Tapi Ingatkan Kejagung Punya Bukti Kuat

Kerah Putih

Gugat Pemkab Humbahas, Dokter Beasiswa Kemenkes Ngadu ke Ombudsman

Kerah Putih

Korupsi Dana Desa Padangsidimpuan: Terdakwa Ingin Mengetuk Pintu Hati Yang Mulia Mejelis Hakim (Part 4/Selesai)