drberita.id -Pergerakan Mahasiswa Anti Korupsi (PERMAK) mendesak Walikota Medan
Bobby Nasution segera menyopot Suwarno dari jabatan Dirut PUD Pasar, meski sudah masuk ke kas uang dugaan korupsi parkir di Pasar Marelan.
Desakan itu disampaikan Ketua Umum PERMAK Asril Hasibuan dalam penyartaan tertulis, Jumat 7 Juli 2023.
"Jika Suwarno tidak segera dicopot dari jabatannya, saya pastikan aksi lanjutkan akan terus berdatangan ke Kantor Pemko Medan. Walikota Bobby Nasution harus segera mengambil sikap, jangan "Pelihara" orang yang tak bisa kerja, dan bermental maling jika ingin BUMD berjalan baik dan sehat," ucap Asril Hasibuan.
Asril juga menyebutkan ada dugaan manipulasi data kios di Jalan Pandu Baru, dilakukan oknum PUD Pasar Medan. Begitu juga di Pasar Marelan, Pasar Petisah.
"Dugaan itu terjadi karena penyalagunaan jabatan dan wewenang di PUD Pasar Kota Medan. Tak hanya pengelolaan parkir dugaan pungli juga terjadi pada pengelolaan jaga malam, dan kebersihan," katanya.
Menurut Asril, pengembalian uang dari hasil dugaan korupsi dari sektor perpakiran di Pasar Marelan senilai Rp 440 juta, tidak berarti menghilangi pidana yang terjadi. Sehingga perlu disikapi dengan bijak oleh Walikota Medan Bobby Nasution.
Jika tidak ada dugaan pidana korupsi pada pengelolaan parkir di Pasar Marelan, tidak mungkin uang Rp 440 juta itu diserahkan ke PUD Pasar Kota Medan.
"Aneh kan, ada rasa ketakutan dari aksi yang dilakukan, sehingga uang Rp 440 juta itu diserahkan ke kas PUD Pasar. Ini semakin memperkuat dugaan korupsi itu terjadi dan dilakukan," tegas Asril.
Walikota Medan Bobby Nasution, kata Asril, jangan lagi mempertahankan Suwarno di PUD Pasar, jika ingin kondisi Pasar Kota Medan semakin bagus dan bermanfaat.
"Penegak hukum jaksa dan polisi, kita minta segera mengusut tuntas dugaan korupsi di PUD Pasar Kota Medan. Ini menjadi tanggung jawab moral bagi Bobby Nasutiom untuk menertibkan oknum nakal di PUD Pasar Kota Medan," tandasnya.