drberita.id -Jembatan Oyo di Nias Barat, sampai saat ini masih baru mau dikerjakan KSO Waskita SMJ Utama. Kadis PUPR Sumut Marlindo Harahap masih malu memberikan keterangan proyek Rp2,7 triliun tersebut.
"Iya Nias Barat. Mempersiapkan pengulangan," jawab Marlindo Harahap singkat, Rabu 27 September 2023.
Jawaban Marlindo Harahap tersebut terkesan menutupi informasi perkembangan proyek multi years bermasalah tanpa payung hukum tersebut.
Informasi diperoleh drberita, proyek miltu years rancang bangun jalan dan jembatan Provinsi Sumut, tahun 2022-2023 senilai Rp2,7 triliun, sampai saat ini baru 30% progres kerjanya diselesaikan oleh KSO Waskita SMJ Utama.
Jembatan Oyo di Nias Barat, sepanjang 100 meter dengan anggaran Rp276 miliar di zona 3 ini pengerjaannya dilaksankan oleh PT. Pijar Utama, termasuk proyek Rp2,7 triliun.
Kondisi infrastruktur jalan provinsi di Nias Barat saat inipun sungguh sangat memprihatinkan, walaupun adanya proyek Rp276 miliar tersebut.
Warga yang selalu menggunakan Jembatan Oyo itu harus menahan dan bersabar diri untuk menikmati jembatan yang bagus. Perbaikan Jembatan Oyo masih lama selesai dikerjakan untuk bisa dinikmati.
Warga berharap proyek Jembatan Oyo di Nias Barat, senilai Rp276 miliar tersebut selesainya jangan lewat tahun 2023.
"Kalau lewat tahun 2023, saya pesimis Jembatan Oyo di Nias Barat itu bisa dinikmati warga," ungkap Irwan Gulo.