drberita.id -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima kunjungan dari Ethics and Anti-Corruption Commission (EACC) Kenya.
Pertemuan dengan komisi independen yang bermarkas di Integrity Centre di Nairobi ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, dan Rupbasan KPK pada Senin 21 sampai Rabu 23 Agustus 2023.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata didampingi segenap Pimpinan KPK lainnya Nurul Ghufron, Johanis Tanak, beserta jajaran pada Kedeputian Informasi dan Data, Kedeputian Pencegahan dan Monitoring, Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, serta Kesekjenan secara langsung hadir menerima delegasi EACC Kenya yang dipimpin oleh Secretary/CEO EACC Mr. Twalib Mbarak, CBS; Commissioner Dr. Cecilia Mutuku CHRP, CPS-K; Director of Preventive Services Mr. Vincent Okongo; Senior Legal Advisor Mr. Stephen Karuga; dan Corporate Affairs/Liaison Officer Ms. Irene Ndirangu.
Kunjungan EACC Kenya merupakan tindak lanjut dari pertemuan EACC Kenya, Dubes RI dan pembicara dari KPK di sela acara International Expert Meeting on Asset Return and the 2030 Agenda di Wisma Indonesia Nairobi pada 30 November 2022.
Selama tiga hari kunjungan, kedua lembaga akan berbagi pengalaman dan praktik baik, serta memahami kerangka hukum dan kelembagaan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Beberapa topik diskusi yang juga akan dibahas antara lain terkait strategi pencegahan dan monitoring beserta strategi implementasinya; dialog perbandingan peran Dewas KPK dan Commissioners EACC, khususnya dalam penanganan pengaduan mengenai pelaksanaan tugas dan/atau pelanggaran oleh insan KPK/EACC; kerja sama KPK dengan media dalam pemberantasan korupsi; serta kerangka hukum pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi.
Dalam pertemuan, KPK dan EACC Kenya juga akan berdiskusi mengenai peluang kerja sama berkelanjutan, antara lain dalam bentuk capacity building dan pertukaran informasi, serta mempererat kerja sama secara formal melalui penandatanganan MoU.