Kepala BKAD Sumut Emosi Saat Wartawan Ambil Foto Wawancara Proyek Rp 2,7T

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir012023/_1705_Kepala-BKAD-Sumut-Emosi-Saat-Wartawan-Ambil-Foto-Wawancara-Proyek-Rp-2-7T.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Kepala BPKAD Sumut Ismael Sinaga saat menerima wartawan aktual online.

drberita.id | Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumateta Utara Ismael Sinaga terlihat emosi dan memarahi salah seorang dari tiga wartawan www.aktualonline.co.id saat mengambil foto dirinya yang lagi diwawancara soal proyek multi years Rp2,7 triliun.

Karena emosinya, mimik wajah Ismael Sinaga menjadi tegang, pandangannya tajam, dan langsung melambaikan telunjuknya kepada Alfin selaku wartawan yang mengambil poto di ruangannya lantai 7 Gedung Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu 11 Januari 2023.

"Saya rasa dek, tidak usah diambil. Saya enggak bikin, saya gak pengen terkenal untuk ini. Biarkan ini menjadi suatu informasi disampaikan ke khalayak dalam artian, artinya biarlah masyarakat menikmatinya. Tadikan sudah saya ceritakan tentang latar belakang di perdagangan. Biar masyarakat lihat saya, saya tidak butuh popularitas," ketus Ismael.

Alfin sendiri merasa diperlakukan kurang sopan oleh mantan Kadisdukcapil Sumut tersebut. Jika persoalan izin, sebelum ia melakukan pengambilan gambar sesuai tugasnya sebagai wartawan, ada seorang pegawai Ismael yang mengabadikan pertemuan mereka di ruangan Kepala BKAD Sumut.

"Saya mengambil gambar untuk foto berita kok dimarahi. Sementara, ada pegawainya justeru tidak meminta izin mengambil gambar kehadiran kami saat wawancara Kepala BKAD Sumut," terang Alfin.

BACA JUGA:BPK RI Segera Periksa Proyek Rp 2,7T Tidak Capai Target 33 Persen, Margasu Minta KPK Turun ke Sumut

Ia juga menyesali sikap Ismael yang emosial. Menurutnya, jika keputusan orang nomor satu di BKAD Sumut itu untuk menerima tim Aktual Grup untuk wawancara soal Rp2,7 triliun tidak ada yang salah atau disembunyikan, maka Ismael tidak perlu takut dan mengumbar emosi saat difoto.

Prasetiyo, selaku koordinator liputan www.aktualonline.co.id yang hadir dan mewawancarai Ismael saat itu juga menyesali kejadian itu. Menurutnya, tim Aktual Grup telah memenuhi semua persyaratan yang dimintanya agar mau diwawancara. Seperti menuliskan daftar pertanyaan agar dapat dikoreksi sebelum wawancara, dan tidak ingin direkam secara audio visual.

"Kami sudah memenuhi syarat yang diminta narasumber. Mengambil foto itu sudah hal yang biasa saat wawancara dan tidak menjadi larangan di kesepakatan. Kami merasa kecewa dengan perlakuan narasumber setaraf kadis seperti ini," tegas Prasetiyo.

Untuk itu, Prasetiyo berharap agar Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi lebih memperhatikan sikap para anggota dalam memperlakukan wartawan. Dengan kejadian itu, Prasetiyo mencurigai ada sesuatu yang disembunyikan dalam proyek Rp2,7 triliun, sehingga Ismael begitu waspada dengan gerakan wartawan yang menjumpainya.

Sementera itu, Kepala BPKAD SumutIsmael Sinaga yang dikonfirmasi melalui pesan whatapp, belum juva menjawab.


Tag:

Berita Terkait

Kerah Putih

Asyari Usman: Profesi Jurnalis Memiliki Kepentingan yang Sama

Kerah Putih

Jurnalis LKBN Antara Kembali Terpilih Ketua Forwakum Sumut

Kerah Putih

Sertifikat UKW Bukan Ukuran Wartawan Bisa Jalankan Tugas Jurnalistik

Kerah Putih

SMSI dan IMO Sumut Doa Bersama Untuk Keselamatan 5 Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau

Kerah Putih

1 Tahun Lebih Laporan Wartawan Belum Direspon Kapolrestabes Medan

Kerah Putih

Di Polda Sumut: Persadaan Putra Sembiring Alami Lingkaran Setan yang Melelahkan