drberita.id -Dugaan korupsi Dinas Pendidikan Mandailing Natal patut ditelusuri oleh penegak hukum. Pasalnya, dugaan korupsi ini sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggiat anti korupsi.
Ketua Ikatan Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (Imakor Sumut) Aris Daulay mengataan penegak hukum harus menyelidiki dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) tersebut.
"Belakangan ini menjadi sorotan yakni pengadaan mobiler dengan nilai Rp 3,4 miliar dan anggaran penyelenggaraan test IQ bagi siswa SD kelas III-IV dan SMP kelas 7-9. Penegak hukum jangan diam menunggu jatah," ungkap Aris Daulay di Medan, Selasa 23 Mei 2023.
Selain itu, kata Aris, kabar adanya pungli juga menguap pada pembayaran SK kepala sekolah, pemotongan THR, dan pengurusan SKP guru sertifikasi.
"Bau busuk dugaan korupsi dan pungli yang cukup menyengat ini, semoga sampai kehidung para penegak hukum," tegasnya.
Aris juga memastikan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi adanya dugaan korupsi dan pungli di Dinas Pendidikan Madina tersebut ke Kejaksaan Tinggi dan Polda Sumatera Utara.
"Dalam waktu dekat ini kita akan aksi di depan Kejatisu dan Poldasu, untuk menyampaikan aspirasi, agar dugaan korupsi dan pungli yang terjadi pada pengadaan mobiler senilai Rp 3,4 miliar dan anggaran penyelenggaraan test IQ bagi siswa SD kelas III-IV dan SMP kelas 7-9 di Dinas Pendidikan Madina ditindaklanjuti penegak hukum," tandas Aris.