Tidak Puas Dengan Penjelasan, Massa Kompak Madina Goyang Pagar Kantor Kejatisu

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir092019/6915_Tidak-Puas-Dengan-Penjelasan--Massa-Kompak-Madina-Goyang-Pagar-Kantor-Kejatisu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
drberita/istimewa
Massa Kompak Madina doa bersama depan pintu masuk Kantor Kejatisu.
DRberita | Puluhan massa dari Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal (Kompak Madina) berunjuk rasa di depan Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Senin 9 September 2019.Massa yang berjumlah 20 orang dipimpin Korlap Imam Ahmadi Nasution datang dengan membawa spanduk bertuliskaan usut tuntas dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah dan segera periksa Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution diduga selaku aktor intelektual dugaan korupsi pembangunan kedua taman.Dalam orasinya, Imam Ahmadi Nasution meminta Kejatisu untuk segera mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan Tapian Siri Siri Syariah dan Taman Raja Batu dengan memanggil para pemangku kebijakan Pemkab Madina, baik itu bupati, sekda maupun pimpinan DPRD Madina."Kejatisu juga kita diminta segera memanggil dan memeriksa para pimpinan OPD Madina yg diduga terlibat dalam pembangunan kedua objek wisata tersebut," ucap Iamam.Massa akhirnya diterima Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian. Ia mengatakan kasus tersebut telah menetapkan 3 orang tersangka yaitu Plt. Kadis Perkim Madina Rahmadsyah Lubis, Pejabat Pembuat Komitment (PPK) Dinas Perkim tahun 2017 Edy Djunaedi dan Akhyar Rangkuti."Terkait keterlibatan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Sekda maupun pimpinan DPRD masih dalam proses penyidikan Kejatisu," kata Sumanggar.

Setelah mendapat penjelasan, ternyata massa merasa tidak puas. Kemudian massa menggoyang-goyang pagar dan doa bersama di depan Kantor Kejatisu serta melanjutkan orasinya. (art/drb)

Editor
: admin

Tag:

Berita Terkait

Kerah Putih

Mandailing Natal Rusuh: 3 Mobil Dinas Polri Rusak, 3 Anggota Polisi Luka

Kerah Putih

LHP Dana Desa, Nasib Kades Pasar V Natal Tunggu Keputusan Bupati

Kerah Putih

Meski Belum Produksi, PT SMM Salurkan 500 Paket Sembako ke Masyarakat

Kerah Putih

Aneh, Bupati Madina Tidak Pernah Dipanggil dan Diperiksa