Info Diperiksa Polda, Humas UIN Sumut Ngaku Belum Tahu

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir082019/1752_Info-Diperiksa-Polda--Humas-UIN-Sumut-Ngaku-Belum-Tahu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
drberita/istimewa
Gedung UIN Sumut yang tengah diperiksa Tipikor Polda.
DRBerita | Humas Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Yuni mengaku belum mendapatkan informasi soal pemeriksaan Tipikor Polda, terkait dugaan korupsi proyek pembangunan gedung dan pengadaan cleaning Service."Soal apa bang? Saya belum dapat informasinya. Belum bisa saya jelaskan. Nanti saya coba cari tahu," ucap Yuni melalui telepon seluler, Rabu 28 Agustus 2019.Menurut Yuni, pemeriksaan yang dilakukan Polda Sumut sudah ada tim yang dibentuk untuk mengurusnya. "Ada timnya, saya tidak ikut di situ. Mereka yang tahu soal itu," sebutnya.Namun Yuni tidak berkenan memberi informasi siapa saja tim dari UNI Sumut yang ditugaskan untuk mengurus Tipikor Polda dalam pemeriksaan dugaan korupsi tersebut. "Tidak ada nomor telepon mereka ama saya. Nanti saya cari tahu dulu ya, makasih bang," cetusnya.Berikut dugaan korupsi di UIN Sumut;1. Proyek Penerimaan Cleaning Service UIN SU tahun 2019 dianggarkan sebanyak 95 orang dengan gaji sebanyak Rp 2.528.000 perbulan, sedangkan karyawan celening servis yang bekerja diduga tidak sesuai jumlah yang ditetapkan, diduga hanya 60 orang.Selanjutnya honor yang ditentukan untuk 95 orang, perbulannya hanya menerima gaji sebesar Rp 1.400.000 dengan dalih masih masa trening selama enam bulan, padahal masa trening diduga tidak ada dalam anggaran.Dalam menyambut lebaran kemarin mereka terima THR (Tunjangan Hari Raya) sebesar Rp 1.300.000 yang seharusnya diterima sebesar Rp 2.528.000. Selanjutnya untuk pakaian yang disediakan sesuai yang dianggarkan masing-masing 2 set. Namun realita yang diterima diduga hanya 1 set per orang.2. Selain itu di tahun 2017 dan 2018 anggaran biaya untuk cleaning service juga diduga terjadi mark up diantaranya:a. Pengadaan outsourcing cleaning service indor dan outdor Kampus I dan II tahun 2017 dengan nilai pagu Rp 2,7 miliar dengan volume 8 bulan.b. Pengadaan outsourcing cleaning service indor dan outdor Kampus I dan II tahun 2018 dengan nilai pagu Rp 3,7 miliar dengan volume 12 bulan.3. Proyek biaya tamu pada tahun 2017 untuk tamu Rektor UINSU senilai Rp 1,7 miliar diduga tidak jelas realisasinya dalam penggunaan anggaran.4. Proyek biaya tamu pada tahun 2018 untuk tamu Rektor UINSU senilai Rp 1,8 miliar diduga juga tidak jelas realisasinya.5. Pembangunan gedung kuliah Kampus II UINSU tahun 2018 bernilai HPS sebesar Rp 45.766.730.079 diduga tidak selesai 100%.   

Proyek pembangunan gedung dan pengadaan cleaning service diketahui dikerjakan oleh PT. Yasminta Pilar Utama yang beralamat di Jln Sei Silau No 80 K. Padang Bulan Selayang I Medan Selayang Kota Medan. (art/drc)

Editor
: admin

Tag:

Berita Terkait

Kerah Putih

BBM Solar Subsidi Wak Uteh Jadi Sorotan di Polda Sumut, Lokasi Pernah Digerebek Tetap Terus Beroperasi

Kerah Putih

Polda Sumut Geledah Kantor Dinas Kominfo Tebingtinggi, Kadis Ghazali Rahman Sempat Bantah OTT Hoax

Kerah Putih

Polda Sumut OTT 5 Orang dari Dinas Kominfo Tebingtinggi

Kerah Putih

Terungkap, Pencuri Uang Terdakwa Narkotika Belum Diproses Polda Sumut

Kerah Putih

Pemimpin Redaksi Desak Polda Sumut Tangkap Pemilik Travel Umroh

Kerah Putih

Rapim Polda Sumut: Marwah Polri Wajib Dijaga Bersama