drberita.id | Wisata alam Air Terjun Taga Hambing, Dusun II, Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ditutup untuk sementara. Penutupan sementara lokasi wisata disebebkan hujan deras selama 5 hari.
Akibat curah hujan yang begitu tinggi selama lima hari, sehingga menyebabkan debit air meningkat dan terjadi banjir.
Samino yang biasa dipanggil Genk (50) selaku Ketua Team Pemantau Keselamatan Pengunjung (TPKP) mengatakan, Wisata alam Air Terjun Taga Hambing ditutup sementara.
Baca Juga: Langgar Protokol Kesehatan, Pasar Murah Pemprovsu Berpotensi Sebarkan Virus Corona
Genk berpesan agar para nelayan yang biasa memancing ikan di lokasi wisata alam tersebut berhati-hati dan bila perlu menghentikan sementara memancingnya,
"Iya, benar, semua kegiatan yang biasa kita lakukan di wisata ini, kita hentikan, akses jalan juga sudah kita tutup untuk sementara, ini demi kebaikan bersama," ucap Samino, Minggu 17 Mei 2020.
Terpisah, Sekretaris Desa Gajah Sakti, Zulius Marpaung membenarkan kondisi wisata alam yang ditutup untuk sementara.
Baja Juga: PMII Minta Kapolda Sumut Usut Pemotongan BLT Dana Desa di Deliserdang
Sekjen PPDI Kabupaten Asahan ini juga mengingatkan agar masyarakat yang berkunjung ke lokasi wisata alam air terjun tersubut untuk tidak datang.
"Saya berharap kepada seluruh pengunjung dan nelayan jangan dulu datang dan memancing di lokasi wisata kita ini, sudah 5 hari belakangan ini diguyur hujan, debit air sangat tinggi dan airnya ini meluap," ucap Zulius.
"Akan kita buka kembali setelah debit airnya surut, makanya mari kita jaga bersama wisata alam desa kita ini," sambungnya.
Wisata alam Air Terjun Taga Hambing di Kabuapten Asahan ini sangat terkenal dengan airnya sejuk dan dingin. Tidak sedikit wisatawan lokal maupun domestik yang berkunjung ke wisata alam tersebut. (art/drb)