drberita.id -Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)
Sumut mendorong
Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memberikan penghargaan kepasa personel di jajarannya yang aktif memberantas narkoba.
Ketua SMSI Sumut Erris J Napitupulu meyakini jajaran Polda Sumut sampai saat ini tetap berkomitmen memberantas barang haram tersebut di wilayah hukumnya.
"Kabar terbaru yang kebetulan kita ikuti, ada personil dari Tim Irwasda Poldasu yang turun tangan memberantas kampung narkoba di Kabupaten Asahan, dimana sudah tiga tahun belakangan ini tidak tersentuh hukum yang diduga kuat dibekingi aparat hukum setempat. Tentu ini patut kita apresiasi sebagai wujud implementasi atas keinginan Bapak Kapolda membersihkan Sumut dari bahaya laten narkoba," ujarnya kepada wartawan, Senin 11 Mei 2025.
Hebatnya lagi, ungkap Erris, personil yang turun hanya empat orang. Namun mampu memberangus sarang narkoba di Kisaran Kota, dimana sejak tiga tahun belakangan memang sudah terkenal sebagai markas peredaran barang haram tersebut. Bahkan kondisinya sudah sangat meresahkan masyarakat setempat.
"Kita juga mendengar kalau salah satu personil dalam Tim Irwasda itu sampai menyamar sebagai pembeli, memakai celana pendek bergaya seperti 'acek-acek'. Sehingga dari penyamaran tersebut tim akhirnya mampu memberantas kampung narkoba di sana. Juga didapati barang bukti 7 gram sabu, dan seorang kaki tangan seorang bandar besar yang berhasil diringkus. Ini kami rasa patut untuk diapresiasi oleh Bapak Kapoldasu," ujar Erris.
Erris Napitupulu menyatakan, sudah selaiknya Kapoldasu Irjen Whisnu Hermawan mempertimbangkan para personil dari Tim Irwasda untuk menerima penghargaan. Terlebih Tim Irwasda melakukan kerja di luar bidang yang seharusnya ditangani.
"Yang kita pahami adalah, tupoksi Itwasda adalah bagian dari pengawasan daerah yang mungkin jauh sekali dengan bidang narkoba. Namun mereka ikut andil memberantas kejahatan narkoba. Karenanya kami dari SMSI Sumut ikut mendorong Kapoldasu memberikan reward terhadap jajarannya yang sudah bekerja keras membantu salah satu program beliau, mengingat beliau pernah sampaikan bahwa Sumut sudah sangat crowded akan narkoba," pungkasnya.
Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Ferry Walintukan merespon SMS, bagi setiap personel yang berbuat melebih tugas pokoknya tentu bisa diajukan untuk mendapat penghargaan.
"Paling terpenting yang harus dipahami adalah, untuk dapat penghargaan tergantung pimpinan," ujar Kombes Ferry.
Ferrt mengatakan pihaknya tidak mempersoalkan bila ada dari bidang atau satuan lain di jajaran Poldasu ikut ambil bagian dari pemberantasan narkoba.
"Tidak masalah. Selagi masih dalam penegakan hukum dan terlibat dalam satgas, fine saja. Apalagi kalau tertangkap tangan, its oke. Namun sekali lagi, mengenai layak tidaknya menerima penghargaan semua tergantung pimpinan," pungkasnya.