Pulang Kencan Cewek Terkapar di Pinggir Jalan Bandar Baru

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir092020/_7354_.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Foto: Istimewa
Korban dan pelaku.

drberita.id | Setelah semalaman berkencan di penginapan di kawasan pemandian Sidebug-debug, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu 2 September 2020, cewek Namorambe ditemukan terkapar di pinggir jalan Jamin Ginting.

Donna br Ginting (42) warga Desa Mbacang, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, terkapar bersimbah darah di pinggir jalan Bandar Baru, dan ditinggal pacarnya yang ternyata pelaku Aritha Ersada Sembiring (38) warga Desa Kuta Mbelin, Kecamatan Namantran Kabupaten Tanah Karo.

Korban ditemukan terkapar oleh saksi Hendra Sembiring saat keluar dari rumahnya Dusun III, Desa Bandar Baru, untuk bekerja memperbaiki kran air, dan melintas jalan tikungan Amoi. Setiba di lokasi, saksi melihat korban tergeletak dalam kondisi bagian perut mengeluarkan darah dan minta tolong.

Baca Juga :Kemendagri Akui Ada Puluhan Ribu Kantor Desa Rusak di Indonesia

Saksi kemudian menolong korban sambil meminta bantuan warga yang melintas. Saksi dan warga lalu membawa korban ke Puskesmas Bandarbaru untuk pertolongan pertama.

Kepala Desa Sembahe Esra pun melapor ke Polsek Pancur Batu. Petugas lalu melakukan pengejaran ke Desa Simpang Empat, Kecamatan Namantran, Tanah Karo. Pelaku kemudian diamankan berserta barang bukti sepeda motor warna hitam BK 6116 ACI, dua nuah hape, KTP dan Kartu Keluarga korban, serta sebilah pisau.

Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma didampingi Kanit Reskrim AKP Syahrial Siregar mengatakan sebelum kejadian pelaku dan korban pergi ke permandian air panas Sidebug-debug dengan sepeda motor dan menginap di sana.

"Rabu 2 September pagi sekira pukul 10.00 Wib, pelaku dan korban meninggalkan penginapan kembali ke rumah korban. Dalam perjalanan pelaku dan korban bertengkar mulut di atas sepeda motor dikarenakan korban selalu minta uang dengan pelaku, namun tidak diberikan sehingga korban marah. Karena kesal pelaku berhenti dipinggir jalan, kemudian pelaku dan korban berkelahi serta bergumul hinggah terjatuh kesemak-semak," ujar Edy.

Baca Juga :Renstra Kemendagri 2021 Sebesar Rp 5,8 Triliun

Saat itulah pelaku menyabut pisaunya dan menusukannya ke perut korban berulang kali lalu pergi meninggalkan korban yang terkapar bersimbah darah di pinggir jalan.

"Pelaku menusuk korban dengan pisau belati yang sudah dibawanya sebanyak tiga kali. Lalu pelaku pergi membawa handphone dan sepeda motor korban," kata kapolsek.

art/drb

Penulis
: Faisal Is
Editor
: Gmbrenk

Tag:

Berita Terkait

Hukum

Warga Blokir Jalan Medan-Berastagi Demo Polsek Pancur Batu Minta Keadilan

Hukum

Video Mesranya Beredar, Natasha Wilona Santai Saja

Hukum

Hamili Fisioterapi 4 Bulan, Anggota TNI dilaporkan ke PM Kodam I/BB

Hukum

Pemerkosa Santriwati di Kamar Mandi Masjid At Taubah Terancam 15 Tahun Penjara

Hukum

Polisi Tangkap Guru Cabul 14 Murid di Medan

Hukum

PB PASU Dukung Orang Tua Murid Laporkan Guru Olahraga Cabul ke Polrestabes Medan