drberita.id | Aksi teror wartawan kembali terjadi di Kota Binjai, Sumatera Utara. Kali ini dialami Syahzara Sopian (34) wartawan harian Metro24.
Sekelompok OTK menghujani kediaman Yahzara Sopian di Jalan Bantara IX No. 116, Kelutahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, dengan peluru dari senjata Air Soft, Kamis 27 Agustus 2020 dini hari.
Akibatnya, kaca jendela rumah tersebut berpecahan. Beruntung, Sopian yang anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai ini selamat. Jendela kaca bagian kiri rumah pun pecah diduga dihantam benda tumpul.
"Pada waktu kejadian, saya sendirian sedang berada di ruang tamu. Lalu saya mendengar suara sepeda motor yang berhenti tepat di depan rumah saya," ujar Sopian.
Baca Juga :Bank Sumut Kembali Raih Top BUMD Awards 2020
Beberapa detik kemudian, kata Sopian, terdengar beberapa kali suara letusan senjata api yang dibarengi dengan pecahnya kaca jendela.
"Karena ada suara letusan senjata api, saya memilih untuk menahan pintu depan agar mereka tidak masuk," beber Sopian seraya mengatakan pada waktu kejadian pintu rumahnya hanya ditutup, tapi tidak dikunci.
Usai menembaki jendela kaca bagian kanan, lanjut Sopian, pelaku kembali memecahkan kaca jendela sebelah kiri yang diduga menggunakan benda tumpul. "Dugaan saya karena masalah pemberitaan yang saya tulis akhir-akhir ini," ujar Sopian.
Sopian juga mengatakan pasca kejadian, dia menemukan peluru jenis mimis sebanyak 3 buah yang biasanya digunakan untuk senjata api jenis Airgun. Sementara tetangga korban yang akrab disapa Mak Gabe (60) mengaku melihat pelaku saat beraksi.
"Mereka menaiki 3 sepeda motor. Tapi yang 2 sepeda motor menunggu di persimpangan, sedangkan 1 sepeda motor langsung menuju ke rumah Sopian," ungkap Mak Gabe.
Saat ditanya apakah dirinya mengetahui jumlah pelaku, wanita tua ini mengaku ada melihat 6 orang saat terjadi pengrusakan itu. "Saya lihat mereka berboncengan semua dengan mengendarai 3 sepeda motor. Jadi jumlahnya ada 6 orang. Tapi saya tidak mengenali orangnya," ucap Mak Gabe.
Baca Juga :Kejatisu Selidiki Dugaan Korupsi Rp 39,5 Miliar di BTN Medan
Pasca kejadian, korban melaporkan musibah yang menimpanya itu ke Polsek Binjai Kota.
art/drb