drberita.id -Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat
Milenial Cyber Media, Nasky Putra Tandjung mengapresiasi dan mendukung tindakan responsif Kapolda
Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto atas pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba dan aksi premanisme pada awal 2025.
"Sebagai bagian dari elemen masyarakat civil society, kami mengapresiasi dan mendukung penuh gebrakan nyata serta langkah progresif Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto atas keberhasilan dan prestasinya mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan narkoba hingga pemberantasan premanisme yang meresahkan masyarakat," kata Nasky Putra Tandjung dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa 20 Mei 2025.
Nasky menilai, peredaran narkoba merupakan ancaman serius terhadap masa depan generasi muda, terutama menjelang datangnya bonus demografi tahun 2045 mendatang. Jika tidak ditangani serius, Nasky khawatir generasi muda kehilangan masa depan, dan bangsa Indonesia gagal memanfaatkan momentum emas tersebut.
"Langkah strategis yang dilakukan Polda Sumut di bawah kepemimpinan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto patut kita apresiasi dan dukung. Ini adalah bagian dari upaya menyelamatkan masa depan anak bangsa dalam mendukung asta cita Presiden Prabowo," tegas eks Wasekjend PB HMI periode 2021-2023 tersebut.
Selain itu, Nasky juga mengapresiasi Polda Sumut bersama seluruh jajaran Polres yang gencar menindak aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) dalam Operasi Pekat Toba 2025 yang digelar sejak 1 hingga 17 Mei.
Hasilnya, sebanyak 1.096 kasus berhasil ditindak, dengan total 1.312 pelaku dalam operasi kepolisian kewilayahan yang digelar serentak sejak 1 Mei 2025.
Dia menilai tingginya angka pengungkapan kasus premanisme tak lepas dari ketegasan arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajaran polda, polres hingga polsek di seluruh Indonesia.
Oleh karena itu, langkah tegas Polda Sumut sejalan dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas narkoba.
"Menurut kami dengan waktu yang singkat Polda Sumut mampu tumpas premanisme dan Polri fokus menindak pemerasan terhadap warga yang usaha, pungli, pengancaman, pengeroyokan, penganiayaan, hingga penyebaran ujaran kebencian dan penculikan," ujar Mahasiswa asal Sumut ini.
Nasky menyebut langkah cepat kepolisian merespons keresahan dan gangguan keamanan di tengah masyarakat akibat aksi premanisme mendapat dukungan masyarakat.
Langkah ini sangat didukung masyarakat, dan masyarakat berterima kasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, karena tidak ada lagi yang mengganggu kenyamanan warga dalam usahanya.
"Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, dan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atas keseriusan dalam menumpas premanisme selama operasi. Kami juga mendukung polda, polres, polsek terus melakukan Penanganan aksi premanisme ini," tegasnya.
Sebagai organisasi kepemudaan, kata NPT sapaan akrab Nasky, akan terus berada di garis depan dalam mendukung pemberantasan narkoba hingga aksi premanisme demi masa depan Indonesia yang bersih dan berdaya saing.
"Pemuda adalah tumpuan bangsa. Jika generasi muda diracuni narkoba, maka mustahil kita bisa memanfaatkan bonus demografi secara optimal," tutupnya.