Mafia Tanah

Kepala BPN Sumut Dituding Jadi Antek Mafia Tanah

Kasus Tanah Makin Banyak
Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202306/_8191_Kepala-BPN-Sumut-Dituding-Jadi-Antek-Mafia-Tanah.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Massa Permak depan Kantor BPN Sumut.
drberita.id -Kepala Kantor Wilayah BPN/ATR Sumatera Utara Askani Askani SH MH dituding menjadi antek antek mafia tanah. Askani pun layak dicopot karena tidak ada kerjanya dalam menuntaskan kasus tanah di Sumut.

Hal itu disampaikan belasan massa dari Pergerakam Mahasiswa Anti Korupsi (Permak) melalui orasi di depan Kantor Wilayah BPN/ATR Sumut, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Kamis 15 Juni 2023.

"Sumatera Utara sampai saat ini masih belum kondusif dari konflik agraria yang melibatkan banyak pihak. Jumlah kasus tanah pun semakin meningkat. Tidak itu saja, jumlah mafia tanah juga semakin banyak di Sumatera Utara," ungkap Orator Massa Awal Nasution.

Menurut massa, Kementerian BPN/ATR yang dipimpin jenderal purnawirawan pun belum mampu menuntaskan kasus tanah (Agraria) di Sumut. Apalagi mafia tanah yang berkeliaran seenaknya bermain dengan oknum oknum instansi terkait.

"Kepala Kantor Wilayah BPN/ATR Sumut Askani SH MH terkesan terindikasi diremot oleh para mafia tanah. Sampai sampai dia hanya mampu duduk manis di ruangan kerjanya. Saat ini tidak ada satu pun yang bisa dilakukan Askani di Sumut sejak dilantik. Padahal kasus tanah menumpuk di kantornya," katanya.

Awal membeberkan, seperti kasus tanah Sport Centre Kualanamu, kasus tanah di Helvetia, kasus tanah di Labuhan Deli, kasus tanah di Sempali, kasus tanah di Lau Dendang, kasus tanah di Belawan, kasus tanah di Simalingkar, kasus tanah di Mencirim, kasus tanah di Tanjung Morawa, dan banyak lagi lainnya yang tak selesai.

"Askani SH MH telah gagal mengemban amana yang dipercayakan Menteri BPN/ATR Jenderal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto kepadanya untuk memimpin Kantor Wilayah BPN/ATR Sumut. Askani diduga lebih banyak berkomunikasi dengan para mafia tanah di Sumut. Askani harus angkat kaki dari Sumut, percuma dia di Sumut, tidak bermanfaat bagi pemerintah dan rakyat. Dia hanya berguna bagi para mafia tanah," tegas Awal.

Aksi massa Permak menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan akhirnya diterima staf bagian sekretaris umum BPN/ATR Sumut bernama Ineke. Ineke pun berjanji akan menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan massa Permak kepada pimpinannya.

"Saya belum tahu persoalan ini, nanti ini saya sampaikan ke pimpinan. Saya hanya disuruh untuk menerima demo ini dari atasan," jawab Ineke.

Setalah itu, massa Permak yang sempat dihalangi petuas saat orasi, meminta Ineke untuk memenuhi janjinya tersebut, jika tidak, massa akan datang lebih banyak lagi ke Kantor Wilayah BPN/ATR Sumut.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukum

Askani dan Abdul Rahim Lubis Ditangkap Kejati Sumut Terkait Kasus Lahan PTPN dan PT. Ciputra

Hukum

MengEMASkan Indonesia

Hukum

Pengacara Murniaty Sianturi Sebut Yayasan DEL Milik LBP Terseret Kasus Mafia Tanah di Toba

Hukum

Pasangan Lansia asal Asahan Beharap Presiden Prabowo Selesaikan Mafia Tanah di Polda Sumut

Hukum

Polres Asahan Terima Laporan Mafia Tanah Oknum Polisi Polsek Bandar Pulau

Hukum

Polda Sumut Keluarkan SP3D Kasus Mafia Tanah di Jalan Tol Indrapura Asahan