drberita.id | Seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Binjai menjalani tes urine untuk mendeteksi dini dan mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba, Senin 22 Maret 2021.
Kepala Lapas Kelas II A Binjai Maju A. Siburian mengatakan, tes urine yang dilaksanakan sesuai Intruksi Dirjen Pemasyarakatan agar seluruh Lapas/Rutan Kemenkumham RI untuk deteksi dini peredaran dan penyalahgunaan narkoba terutama pada pegawai lapas.
BACA JUGA :Selesai Diperiksa, Ombudsman Ingatkan PDAM Tirtanadi Delik Hukum
Maju menegaskan, pemeriksaan urine itu rencananya akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya nyata untuk membersihkan lingkungan Lapas Binjai dari bahaya narkoba.
"Kami berkomitmen terus melakukan aksi P4GN ini secara mutlak di dalam Lapas, sehingga Lapas Binjai ini harus tetap bebas dari narkoba," katanya.
Karena itu, mari kita bersama sama melakukan pencegahan narkoba secara sungguh sungguh dan bertanggung jawab," pungkas Kalapas Maju A. Siburian.
[br]
Tes urine yang dilaksanakan Lapas Kelas IIA tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Sebanyak 125 orang mengikuti tes urine dan dinyatakan negatif. Hanya 13 orang pegawao yang tidak hadir dan akan tes urine selanjutnya di BNNK Binjai.
BACA JUGA :Berantas Mafia Narkoba, Kapolri dan KSAL Sepakat Kerjasama Keamanan Laut