drberita.id -Aksi
Geng Motor belakangan ini sudah meresahkan masyarakat. Polisi pun berhasil menangkap 7 anggota
Geng Motor yang latihan fisik di areal Perkebunan Tebu, Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Delisedang.
Ketujuh anggota Geng Motor itupun sudah ditahan di Polres Pelabuhan Belawan.
Tokoh aktivis 98 Ikhyar Harahap menilai Kota Medan sudah masuk dalam tahap darurat Geng Motor. Ia pun meminta Walikota Medan Bobby Nasution dan aparat hukum seger mengambil tindakan preventif.
"Sudah gawat kali Medan ini, bayangkan saja geng motor sudah punya program latihan fisik seperti TNI. Saat ini masyarakat sudah tak nyaman dan tak berani keluar rumah. Walikota Medan harus segera mengambil tindakan preventif, dengan membuat program khusus buat remaja yang tergabung dalam geng motor tersebut, jadi jangan hanya sibuk ngurusin lampu pocong dan jalan saja," ucap Ikhyar di Medan, Kamis 28 Juni 2023.
Menurut Ikhyar, Pemko Medan harus segera merumuskan program kerja untuk remaja agar tidak terjerumua ke dalam geng motor, dengan menggandeng beberapa pihak yang terkait.
"Pemko Medan harus mulai mengidentifikasi jumlah geng motor, kemudian problem utama remaja yang terlibat dalam geng motor, lalu merumuskan program yang tepat untuk mereka, sehingga bakat dan talenta remaja tersalurkan secara positif dan menjadi produktif. Tentunya dengan menggandeng pihak terkait, seperti tokoh masyarakat, akademisi, aparat hukum, dan dunia usaha," kata Ikhyar yang pernah menjabat Teacher Training Officer USAID Prioritas.
Ikhyar menambahkan, untuk mengatasi aksi geng motor yang sedang marak saat ini, jangan hanya mengandalkan kepolisian dengan pendekatan hukum, tetapi harus juga menggunakan pendekatan holistik yang melibatkan semua pihak.
"Jangan hanya menggunakan pendekatan hukum semata, salah lalu tangkap. Itu tidak akan menyelesaikan masalah. Mereka ini kan remaja, masih dalam proses pencarian jati diri. Harus difasilitasi bakat dan talenta mereka, sekaligus apa problem yang sedang mereka rasakan. Jadi selain program yang sipatnya pembinaan, tetapi juga disentuh hati mereka. Jadi jangan hanya pengusaha dan kontraktor saja yang disentuh hatinya, anak anak juga harus diperlakukan dengan rasa hormat," sindir ikhyar.
Sebelumnya, viral di media sosial pesan diduga dari geng motor yang akan menyerang masyarakat di kawasan Medan Marelan, Helvetia, Labuhan Deli.
Adanya ancaman itu, Polres Pelabuhan Belawan bersama TNI dan unsur forkompimcam, yang dipimpin Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon, melakukan patroli dan pengamanan berskala besar. Remaja remaja yang melakukan konvoi di jalan dengan sepeda motor diamankan.