Generasi Bangsa

Banyak Siswa SMA di Kota Medan Terlibat Jadi Anggota Geng Motor: 9 Orang Ditangkap Polisi

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202608/_1356_Banyak-Siswa-SMA-di-Kota-Medan-Terlibat-Jadi-Anggota-Geng-Motor--9-Orang-Ditangkap-Polisi.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Siswa SMA Kota Medan jadi anggota geng motor ditangkap polisi.
drberita.id -Aksi Geng Motor di Kota Medan sudah semakin membahayakan. Para siswa SMA Sederajat banyak terlibat menjadi anggota geng motor. Terkini 9 orang diamankan pihak kepolisian.

Aksi Geng Motor itu sering viral di media sosial. Melakukan rolling dengan menenteng senjata. Unit Resmob Polrestabes Medan pun menangkap 9 anggota Geng Motor Born To Be Ok (Bornox) dari sejumlah lokasi, pada Rabu 12 Agustus 2026. Semua anak di bawah umur, yakni FC, ZR, RIM, RIN, MR, MA, MRU, BAM, dan MHR.

Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi mengatakan selain melakukan rolling mencari lawan tawuran, para remaja itu juga melakukan aksi pembegalan terhadap lawannya.

"Mereka ini yang viral di media sosial rolling di seputaran GOR Pancing, Aksara, Pasar Tiga, Krakatau, Cemara, Fly Over Brayan," ucapnya, Kamis 13 Agustus 2026.

Salah satu yang menjadi korban pembegalan kawanan Geng Motor itu diduga geng motor lain. Saat ini Unit Resmob menunggu korban diserahkan ke Polrestabes Medan. "Korban dibegal di Aksara. Saat ini kita masih koordinasi dengan Polsek Medan Timur untuk membawa korban ke Polres," tuturnya.

Penangkapan 9 anggota Geng Motor Bornox pertama kali dilakukan terhadap FC di sekolahnya, SMK Negeri 5 Kota Medan. Darinya, petugas mendapat informasi lima orang temannya merupakan siswa SMA Negeri 7 Kota Medan. "Di SMA Negeri 7 kita amankan ZR, MR, MAS, dan dua saudara kembar RIM dan RIN," lanjutnya.

Tak berhenti sampai di situ, Unit Resmob Polrestabes Medan kembali melakukan pengembangan dan mendapati barang bukti senjata tajam di bawah tempat tidur FC. Petugas terus melakukan penelusuran. Dari keterangan ZR, ia mengaku pernah melakukan aksi begal dengan rekannya MRU, siswa SMA Imelda.

"Sepeda motor juga kita amankan dari MRU. Orang tuanya yang mengantarkan ke Polrestabes Medan," ujar Iptu Ramadhani.

Petugas pun terus menganalisis video viral tersebut. Dua remaja lainnya, BAM dan MHR yang merupakan siswa SMA Negeri 3 Kota Medan, juga berhasil diamankan. "Dari amatan kita di video viral, kita mengidentifikasi dua remaja lain yang mengendarai sepeda motor Lexi. Keduanya ikut dalam konvoi dan berhasil kita amankan," ujarnya.

Dari penangkapan 9 anggota Geng Motor Bornox, Terungkap identitas ketuanya. Kini, ketua dan anggota yang terlibat dalam geng motor itupun tengah diburu petugas.

Dari hasil interogasi, Geng Motor Bornox beranggotakan siswa SMK Negeri 5, SMA Negeri 7, dan SMA Negeri 3 Kota Medan. Mereka juga diketahui memiliki titik kumpul sebelum melakukan rolling di jalanan.

"Mereka mengaku dari tiga sekolah tersebut. Basecamp mereka di Jalan Karya Celincing, Medan Barat," jelas Iptu Ramadhani.

Geng Motor Bornox ini juga memiliki akun instagram yang dikelola ketuanya berinisial EAS. Kini, ketua dan beberapa nama lain yang telah dikantongi identitasnya tengah diburu. "Akun Instagramnya @Atuk420.gank. Akun itu dipegang ketua. Mereka juga beraliansi dengan geng motor Opung Brotherhood dan Wak Ling (WL)," lanjutnya.

Tak cuma itu, komplotan geng motor itu juga mengaku memiliki musuh terbesar, yakni Geng Motor Pembangkang 27 MDN. Geng motor tersebut dikatakan merupakan siswa salah satu sekolah di Belawan.

"Jadi mereka punya musuh, yaitu Pembangkang. Saat ini kita masih kembangkan terus. Termasuk memburu anggota Bornox yang belum tertangkap," tuturnya.

Dari pengungkapan itu, selain mengamankan sepeda motor Honda Beat yang diduga berasal dari aksi kejahatan, polisi juga mengamankan sepeda motor Lexi, celurit panjang, enam unit telepon seluler berbagai merek, botol vape merek juta, serta empat buah tas sekolah. Kami tegaskan, kalian (geng motor) akan kami buru," kata Iptu Ramadhani Bimo Setiadi.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukum

Perda Baru Sistem Kesehatan Masyarakat Kota Medan Sedang Disiapkan

Hukum

Dituduh Jadi Perantara PBG, Rommy Van Boy Bongkar Kelakuan Dinas PKPCKTR Kota Medan

Hukum

Soal Ekonomi Nasional, Rocky Gerung Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis Demo Pakai Otak

Hukum

PAC PP Medan Polonia Bantai Marelan 4-1, Rommy Van Boy Bidik Tiket Final Piala MPC Kota Medan

Hukum

Dampak Kabut Asap, Anggota DPRD Kota Medan Kecewa Dengan Sikap 2 Kepala OPD

Hukum

Aksi Sejuta Masker Gratis FOZ Sumut ke Pengguna Jalan di Kota Medan