drberita.id -Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli dan
Bank Sumut memperkuat sinergi pengelolaan keuangan daerah melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan Dana BOS, Dana JKN, dan Dana Opsen.
Penandatanganan tersebut berlangsung di ruang rapat Walikota Gunungsitoli dan dihadiri langsung oleh Walikota Sowa'a Laoli, Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut Syafrizalsyah, serta manajemen Bank Sumut Cabang Gunungsitoli.
Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli
mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan Bank Sumut. Ia menilai kerja sama dengan Bank Sumut menjadi bagian penting dalam mendorong efektivitas tata kelola keuangan daerah, sekaligus memperkuat pelayanan publik.
"Kerja sama ini menjadi momentum baik bagi Pemerintah Kota Gunungsitoli dan Bank Sumut untuk terus berkolaborasi diberbagai sektor. Kami berharap sinergi ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan daerah," ujarnya.
Turut hadir saat penandatanganan MoU dan PKS tersebut Pj Sekda Gunungsitoli, Plt. Kepala BPKPD, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, serta sejumlah pejabat lainnya.
Sowa'a Laoli juga menekankan pentingnya inovasi dan peningkatan kualitas layanan perbankan agar mampu menjawab dinamika kebutuhan masyarakat Gunungsitoli di era digital.
"Bank Sumut harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan menghadirkan layanan berbasis teknologi yang mempermudah masyarakat Gunungsitoli dalam bertransaksi dan mengakses layanan keuangan," tambahnya.
Semangat Sowa'a Laoli itupun disambut positif Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut Syafrizalsyah. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kota Gunungsitoli kepada Bank Sumut sebagai mitra strategis.
"Kami bersyukur dapat kembali memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat diperluas, termasuk peluang bagi Pemko Gunungsitoli untuk menjadi pemegang saham Bank Sumut," ujar Syafrizalsyah.
Dukungan pemerintah daerah pun memiliki arti penting dalam memperkuat posisi Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah.
"Dukungan pemerintah yang berperan aktif ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tutup Syafrizalsyah.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi peningkatan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik, yang sejalan dengan komitmen Bank Sumut sebagai mitra pembangunan di seluruh wilayah Sumatera Utara.