drberita.id -Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara (Sumut)
Naslindo Sirait mengatakan rendahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu kendala utama yang harus dihadapi.
Upaya peningkatan kemampuan SDM pelaku UMKM di Sumut harus terus dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, workshop, seminar, dan mentoring.
"Kegiatan seperti ini penting untuk memberikan etos, sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam berbisnis," ucap Naslindo Sirait, akhir pekan 17 Januari 2024.
Ia pun menjelaskan berbagai jenis pelatihan untuk meningkatkan SDM tersebut telah dilakukan pada 2024 yang terbagi dalam 9 sesi yang meliputi berbagai aspek usaha seperti, branding dan packaging produk, kerajinan dari bahan limbah (vocational craft), pemasaran online berbasis digital, teknik ecoprint.
Kemudian, menjahit dan potong rambut, makanan olahan, manajemen usaha, pembukuan usaha, dan aspek hukum dalam berusaha.
"Materi pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis tetapi juga mencakup penyusunan rencana bisnis, kewirausahaan, serta strategi produksi dan pemasaran," kata Naslindo Sirait.
Untuk tahun 2025, lanjut Naslindo, Dinas Koperasi dan UKM Sumut menargetkan pelatihan untuk 1.700 pelaku UMKM. Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan mentoring, fasilitas usaha, dan kesempatan untuk mengikuti program inkubator bisnis.
"Nantinya, 50 peserta terbaik akan dipilih untuk bergabung dalam inkubator ini," jelasnya.
Naslindo pun berharap program ini tidak hanya menciptakan wirausaha baru tetapi juga meningkatkan omzet UKM yang sudah ada. Dengan anggaran yang ditingkatkan, Dinas Koperasi dan UKM optimis pelaku UMKM Sumut akan semakin maju dan kompetitif.
"Sepanjang 2024, sebanyak 600 pelaku UMKM di Sumut telah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi. Pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan SDM agar lebih kompeten dalam menjalankan usaha," tutup Naslindo Sirait.