drberita.id | Kementrian Kordinator Bidang Perekonomian menambah kuota penyaluran KUR ke PT. Bank Sumut sebesar Rp 200 miliar dari yang semula Rp 1 trilun, sehingga untuk tahun 2022 menjadi Rp 1,2 triliun.
Penambahan kuota ini sejalan dengan penyaluran KUR Bank Sumut yang telah mencapai lebih dari 90% atau sebesar Rp 921 miliar per 10 Oktober 2022.
Direktur Utama PT. Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan menjelaskan, penyaluran KUR Bank Sumut telah menyasar kepada 7.163 debitur.
Adapun total plafond penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga akhir September 2022 mencapai Rp 4,3triliun.
Posisi ini naik 46% persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada September 2021 sebesar Rp 2,9 triliun.
BACA JUGA:Kinerja Keuangan PT. Bank Sumut Semuanya Meningkat di Triwulan III Tahun 2022Komposisi Outstanding Pinjaman KUR Posisi September 2022 terdiri dari Rp 1.017 miliar digunakan untuk tujuan modal kerja, dan selebihnya sebesar Rp 689 miliar untuk tujuan investasi.
"Ke depan, kami akan fokus untuk tetap memberikan fasilitas KUR dalam rangka untuk memberdayakan UMKM. Untuk diketahui, pelaku usaha tersebut selama ini telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional," ungkap Rahmat Fadillah Pohan.
Rahmat berkomitmen tak hanya kepada pelaku usaha skala besar, Bank Sumut juga turut mendukung pelaku UMKM untuk bisa kembali bangkit melalui pemberian fasilitas KUR.
BACA JUGA:Dirut Bank Sumut Terima Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Pendopo KhadijahSebagaimana diketahui, jenis kredit ini sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil dan mikro agar tetap mampu bertahan menghadapi dampak pandemi.