Usaha Rakyat

Pakde Gebel, Pengusaha Es Krim yang Merugi Akibat Blackout PLN

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202605/_4005_Pakde-Gebel--Pengusaha-Es-Krim-yang-Merugi-Akibat-Blackout-PLN.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Yudha
Freezer
drberita.id -Meski PT PLN (Persero) telah melakukan permintaan maaf akibat blackout yang terjadi, akan tetapi pemadaman listrik telah menimbulkan efek rugi bagi para pelaku usaha, terutama UMKM.

Pelaku usaha rugi besar, terutama usaha Frozen dan sejenisnya. Akibat listrik padam, freezer tempat penyimpanan bahan makanan tak berfungsi.

Hal ini tentunya sangat disesalkan, mengingat usaha tersebut sangat bergantung pada kelistrikan yang harus terus hidup, sehingga bahan makanan tetap awet.

Para pelaku usaha mengeluhkan, makanan yang mereka sediakan sudah menjadi masam dan tidak dapat dijual kembali ke pengecer.

Tak hanya itu, pengelola es krim juga bernada sama, mereka merugi atas cairnya es yang sudah siap jual akibat blackout PLN yang terjadi.

Seperti Pakde Gebel, pengusaha es krim ini merugi, karena es krim yang sudah dipersiapkannya tak bisa dijual akibat mencair dan berubah rasa.

"Saya kecewa berat sama PLN, Mas! Sudah rugi jutaan, karena es krim mencair dan rasanya berubah," ucap Pakde Gebel di Jalan Rela Medan, tempat usahanya.

Kekecewaan itu lantas dilampiaskannya dengan membuang es krim yang sudah tak layak jual. "Ke mana Saya harus mengadukan persoalan ini, Mas?" tanya Pakde Gebel lagi.

Memang, dampak blackout PLN ini sangat besar, sehingga perputaran ekonomi masyarakat hampir lumpuh total dalam dua hari. Lain lagi cerita pengusaha es kristal di bilangan Jalan Al Falah Kecamatan Medan Timur.

Es kristal yang sudah siap edar, akhirnya mencair akibat pemadaman listrik yang berkepanjangan. Mereka tak bisa menyalurkan kepada konsumen yang sudah menunggu sejak Sabtu pagi.

Derita ini tentu juga dirasakan oleh masyarakat luas. Nella Martha, penduduk jalan Mesjid Taufik, Medan, mengungkapkan kekesalannya.

Ayam dan ikan yang disimpan dalam freezer kulkas, membusuk dan tak bisa diolah menjadi makanan. "Ayam dan ikan memang di stok, tapi dengan matinya listrik, jadi busuk. Tak bisa lagi Saya olah jadi makanan," kesal Nella Martha.

Akibat bkackout, PLN tidak hanya mengucapkan kata maaf, tetapi harus biaa memberikan kompensasi kepada masyarakat yang merugi akibat dari pemadaman listrik yang panjang di wilayah Sumatera.

(Yudha)

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

DPRD Medan: Dari Blackout PLN, Warga Berhak Terima Kompensasi 35 Persen

Ekonomi

PLN Harus Bayar Kerugian Warga Akibat Blockout

Ekonomi

Alur Waktu Blackout PLN di Sumatera

Ekonomi

GMNI: PLN Total Blackout Ancaman Serius Ketahanan Nasional dan Stabilitas Kawasan Strategis

Ekonomi

Calon Ketua Umum PBNU Ingatkan PLN Tanggungjawab dan Bayar Kompensasi Warga Korban Blackout

Ekonomi

PLN Minta Maaf Blackout Terus Meluas