drberita.id -Untuk kesekian kalinya Darwis H Harahap SP melaksanakan pelatihan barista gratis. Kali ini diikuti Kader
Karang Taruna Tanjung Morawa dan Medan Area di Muda
Kopi Kafe Ray Pendopo Deliserdang.
Dari pelatihan ini Darwis yang juga Bacalon DPD RI utusan Sumatera Utara ini berharap apa yang didapat dari pelatihan barista dapat meningkatkan minat para warga Karang Taruna untuk menjadi pengusaha, khususnya usaha kopi.
Sebelum berpraktek para peserta pelatihan diberikan pengetahuan tentang kopi. Darwis menjelaskan ada tiga macam jenis kopi yaitu Arabica, Robusta, dan Liberika. Ketiga jenis kopi itu banyak dibudidayakan di Indonesia dan juga di dunia.
"Untuk kopi arabika berasal dari dataran tinggi Ethiopia, Afrika. Selanjutnya, kopi jenis ini dikembangkan oleh bangsa Arab di Yaman. Bangsa Eropa membawa kopi Arabika ke Jawa dan Brasil pada abad ke-17 untuk dikembangkan," terangnya.
Menurut Darwis, Kopi Arabika memiliki biji picak, daun berombak, dan warnanya hijau tua. Kopi ini tumbuh subur di pegunungan dengan ketinggian antara 1.000 hingga 2.100 meter di atas permukaan laut.
Salah satu kopi populer di Indonesia adalah robusta (canephora). Kopi ini memiliki warna yang kuat dan lebih kental ketika dibuat kopi. "Kopi robusta bisa tumbuh hingga 12 meter, daunnya lebih lebar, dan pangkalnya berbentuk tumpul. Biji robusta berbentuk agak bulat, melengkung, dan lebih tebal jika dibandingkan kopi arabika," katanya.
Selanjutnya, masih Darwis, Kopi Liberika atau Exelsa. Kopi ini berasal dari Afrika dan mulai masuk ke Indonesia pada 1965. Biji kopi liberika berbentuk seperti biji buah kurma, agak lonjong dan berukuran lebih besar.
"Sekarang ini kopi menjadi minuman kekinian yang banyak dijual di kafe, resto, hingga outlet makanan. Kopi menjadi minuman yang digemari dari segala usia," jelas Darwis.
Minum kopi menjadi sarana interaksi para anak muda ketika nongkrong di kafe. Selain itu kopi juga biasa diminum ketika mengerjakan tugas atau saat bekerja.