Pertanian Rakyat

Irigasi Pertanian Kabupaten Batubara Dapat Perhatian Untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202606/_8311_Irigasi-Pertanian-Kabupaten-Batubara-Dapat-Perhatian-Untuk-Ketahanan-Pangan-dan-Ekonomi-Daerah.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Bupati Batubara Baharuddin Siagian di lokasi irigasi yang rusak.

drberita.id -Masalah irigasi terus menjadi keluhan para petani di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Perbaikan irigasi sangat diharapkan dari pemerintah daerah. Jangan sampai masalah irigasi pertanian terbiarkan tanpa ada solusi yang jelas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara merespon keluhan para petani dan akan mengatasi sejumlah persoalan irigasi tersebut.

Kerusakan saluran, keberadaan tiang listrik menghambat kelancaran, serta sedimentasi tidak optomal menjadi menyebabkan aliran air ke lahan persawahan tidak berjalan.

Bupati Batubara Baharuddin Siagian pun langsung meninjau irigasi yang diminta para petani itu di Dusun 4 Kebun Sayur, Desa Sei Muka, Kecamatan Datuk Tanah Datar, pada Minggu 14 Juni 2026.

Didampingi tokoh masyarakat dan para kepala OPD, Baharuddin berdialog dengan masyarakat dan para petani guna menyerap aspirasi, untuk mengetahui berbagai masalah yang dihadapi.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian meliputi kerusakan saluran irigasi, keberadaan tiang listrik yang menghambat kelancaran aliran air, serta sedimentasi yang menyebabkan distribusi air ke lahan persawahan tidak berjalan optimal.

Baharuddin berjanji akan mengambil langkah konkret melalui perbaikan saluran irigasi yang rusak, berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memindahkan tiang listrik, serta menyiapkan bantuan alat berat untuk normalisasi dan pembersihan sedimentasi.

Baharuddin mengatakan perbaikan irigasi menjadi salah satu upaya strategis mendukung produktivitas sektor pertanian. Saluran irigasi merupakan sumber pasokan air bagi 200 hektare lahan persawahan di Batubara.

"Saya ingin memastikan kebutuhan air bagi para petani dapat terpenuhi dengan baik. Pemkab Batubara akan berupaya semaksimal mungkin mengatasi permasalahan ini. Segera kita tangani semuanya agar lahan pertanian kembali produktif," kata Baharuddin.

Selain masalah irigasi, Baharuddin juga mengingatkan para petani agar tetap optimistis mengembangkan sektor pertanian. Peran petani sangat strategis menjaga ketahanan pangan untuk mendukung perekonomian daerah.

"Pemerintah akan terus hadir dan memberikan dukungan bagi kebutuhan para petani. Dengan perbaikan irigasi ini, hasil pertanian bisa semakin meningkat di Kabupaten Batubara, kehidupan petani pun bisa semakin sejahtera," katanya.

Kunjungan Baharuddin Siagian ke irigasi pertanian menjadi bukti komitmen pemerintah memberikan solusi nyata bagi masyarakat atas berbagai persoalan yang dihadapi.

Pemkab Batubara pun berharap produktivitas pertanian terus meningkat hingga kesejahteraan petani terwujud, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Setelah 6 Bulan Tersangka Korupsi, Mantan Kadis Kesehatan Batubara Akan Disidangkan Awal Agustus

Ekonomi

Sugiat Santoso: Petani Pilar Utama Menjaga Ketersediaan Pangan Bangsa

Ekonomi

Warga Kecam Kontraktor Tidak Profesional Kerjakan Proyek Jalan Provinsi di Batubara

Ekonomi

Bupati Batubara Ingatkan OPD Hingga Kepala Desa Disiplin Kelola Anggaran

Ekonomi

Menteri ESDM, BIN dan Kejagung Serius Selidiki Stok Batubara, Kornas Re-LUN: Awas Dirut PLN Itu Licik

Ekonomi

Feriyanto Pawenrusi: Jaringan Irigasi Harus Bermanfaat Jangka Panjang Bagi Sektor Pertanian