drberita.id | Terjadi keributan adu mulut antara pengunjung dan kasir di Indomaret Simpang Jermal 1, Jalan Panglima Denai, Kota Medan, Senin 28 September 2020, sekira pukul 00.35 WIB.
Keributan terjadi lantaran pengunjung atau konsumen komplin dengan struk pembayaran berlebih atau tidak sesuai dengan barang yang dibeli.
Awalnya, Arif menyampaikan komplen harga yang dibayar tidak sesuai dengan barang yang dibeli kepada kasir bernama Vio, sambil menyerahkan barang yang dibeli saat ini.
Baca Juga :Pangdam XVIII/Kasuari: Kalian Prajurit Hebat
"Siapa kawan kalian malam Rabu 22 September 2020, yang kerja? ini ada barang dimasukan dalam struk bayar, jangan ginilah kalian kerja. Jangan konsumen yang kalian korbankan, bos kalian pemilik indomaret inilah yang kalian makan, kalau maling jangan tanggung-tanggung, toke kalian lah yang kalian makan, jangan kami konsumen," kata Arif.
Pernyataan Arif langsung dibalas kasir bernama Vio.
"Bapak kalau seperti ini jangan malam ini, langsung kemarin malam itulah, harusnya langsung bapak bilang, ini bapak namanya sudah pencemaran nama baik. Bukti bapak mana?" jawab Vio.
Arif langsung menunjukan bukti struk pemabayaran yang berisi barang yang tidak dibelinya tetapi tertulis di struk.
"Ini bukti, mau bukti apa lagi. Coba kalian buka CCTV kalian, siapa kawan kalian yang tugas malam itu, kalian kenal sama aku kan, sering aku belanja di sini. Jangan begini kerja kalian. Kami ini konsumen, kalau kalian mau maling jangan kami jadi korbannya, bos kalian yang cocok kalian maling. Wajar aku komplin, aku konsumen, jangan kau ngemop pencemaran nama baik, kerja saja kau bagus-bagus," balas Arif.
Lalu Vio menjawab, kalau bapak keberatan dengan ini jangan belanja di sini. "Bapak kalau tak terima, jangan belanja di sini. Ini banyak orang, bapak sudah penecemaran nama baik ini namanya, bukti bapak mana," kata Vio lagi.
Baca Juga :Setukpa Lemdiklat Polri Gelar Pekan Ceramah Bagi Siswa SIP
Sebelum pergi meninggalkan Indomaret Simpang Jermal 1 dengan belanjaan yang sudah dibayar, Arif ke kasir berpesan bekerja dengan baik. "Bagus bagus kalian kerja ya, kalau mau maling jangan konsumen yang kalian jadikan korban," cetusnya lalu pergi.
art/drb