Perbankan Indonesia

Dolar AS Perkasa di Indonesia, Prabowo Panggil Anak Buah ke Istana Negara

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202605/_866_Dolar-AS-Perkasa-di-Indonesia--Prabowo-Panggil-Anak-Buah-ke-Istana-Negara.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Ilustrasi
Dolar AS ke rupiah.

drberita.id -Nilai tukar dolar AS yang kuat terhadap rupiah per Senin 18 Mei 2026, pada level Rp 17.668 per dolar, ditutup dengan perkasa oleh mata uang negara Donald Tramp di Indonesia.

Kuatnya dolar AS terhadap rupiah membuat Presiden Prabowo Subianto mendadak memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke istana negara.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terlihat hadir ke istana negara.

Kemudian Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan juga Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo terlihat hadir yang sebelumnya rapat dengan Komisi XI DPR.

Rapat di Komisi XI DPR, suasana berlangsung panas karena Perry Warjiyo didesak mundur dari jabatan Gubernur BI lantaran dinilai gagal menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Anggota Komisi XI Primus Yustisio menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan sejumlah mata uang asing lainnya. Dalam rapat, Primus secara terbuka menyarankan Perry Warjiyo mundur dari jabatan Gubernur BI sebagai bentuk tanggung jawab moral di tengah tekanan dolar AS terhadap rupiah.

"Saya berikan contoh, mungkin saatnya sekarang bapak mengundurkan diri. Tidak ada salahnya. Selanjutnya terserah bapak tentu saja. Tapi itu bukan sikap penghinaan, pak. Anda akan lebih dihormati seperti di Korea ataupun Jepang kalau anda tidak bisa melakukan tugas anda dengan baik," tegas Primus.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pun ikut menginstruksikan para kepala daerah untuk memeriksa langsung dampak penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang berimbas pada harga barang, jasa, dan transportasi di Indonesia.

Instruksi tersebut disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Kementerian Dalam Negeri pada Senin, 18 Mei 2026.

Tekanan dolar AS terhadap rupiah dinilai sangat krusial untuk memperoleh data riil dalam kondisi stabilitas ekonomi di tingkat daerah.

Tito juga memerintahkan pemeriksaan kondisi lapangan tetap wajib dilakukan meskipun laju inflasi nasional bulanan dan tahunan saat ini masih terpantau aman. Langkah proaktif harus juga mampu mendeteksi gejolak harga secara dini.

Mantan Kapolri tersebut memaparkan bahwa inflasi bulanan pada April berada di angka 0,13 persen dan masih terkendali. Sektor transportasi tercatat menjadi andalan utama pemicu inflasi bulanan dibandingkan kelompok pengeluaran lainnya.

Biaya transportasi mengalami kenaikan sebesar 0,99 persen pada April dan menyumbang 0,12 persen pada inflasi nasional. Di sisi lain, sektor makanan, minuman, dan tembakau terkendali dan berhasil mengimbangi lonjakan biaya transportasi tersebut.

Tito pun mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mewaspadai situasi geopolitik global saat ini yang masih belum stabil di timur tengah.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Samuel F Silaen: Hasil Survei Bank Indonesia Harus Dibaca Serius oleh Pemerintah

Ekonomi

Aksi Nyata Imigrasi Hadir di Perbatasan Indonesia Untuk Pendidikan Anak Bangsa

Ekonomi

RAT Koperasi Pers Indonesia Simpulkan 2026 Jadi Tahun Akselerasi Bisnis dan Penguatan Anggota

Ekonomi

The Print Dukung KSP Dudung Siapkan Dokumen Teknis Untuk Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo

Ekonomi

Pemekaran Provinsi Tapanuli di Sumut Tinggal Tunggu Waktu dari Presiden Prabowo dan Dukungan LBP

Ekonomi

Yonge Sihombing dan Duta Besar Rusia Bahas Buku Prabowonomics dan Investasi di Tapanuli-Danau Toba