drberita.id | Setelah sukses menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sejak Oktober tahun lalu, PT. Bank Sumut kembali dipercaya oleh pemerintah pusat menjadi salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menerima penempatan dana PEN senilai Rp 1 triliun dari Kementerian Keuangan RI.
Penempatan dana PEN tersebut telah diterima PT. Bank Sumut sejak Kamis 8 April 2021.
BACA JUGA :Hendrik Sitompul Diangkat Jadi Wakil Sekjen Pendiri Partai Demokrat, Ini Daftar Namanya
Corporate Secretary Bank Sumut, Syahdan Ridwan Siregar mengatakan, penunjukan kembali Bank Sumut sebagai BPD penempatan dana PEN merupakan apresiasi atas dipercayanya Bank Sumut menyalurkan kredit dengan program-program yang produktif pada periode sebelumya.
Terkait penyaluran dana PEN tersebut, kata Syahdan, Bank Sumut memprioritaskan berbagai sektor produktif dalam menggerakkan roda perekonomian di Sumatra Utara, plus menciptakan peluang-peluang usaha terutama dimasa pandemi ini.
[br]
"Dari penempatan dana PEN sebelumnya tercatat realisasi penyaluran Bank Sumut per 5 April 2021 sebesar Rp 2,2 triliun dengan jumlah debitur 20.389. Ini melebih target yang diberikan Pemerintah Pusat yaitu Rp 1 triliun dengan leverage 2x sebesar Rp 2 triliun," ucap Syahdan dalam keterangan tertulis, Minggu 11 April 2021.
Alokasi dana PEN akan difokuskan untuk segmen bisnis mikro KUR dan UMKM.
BACA JUGA :Anggota DPRD Karo Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Perzinahan
"Sama seperti penempatan dana sebelumya, tidak diperbolehkan bagi perbankan termasuk Bank Sumut untuk dialokasikan pada pembelian surat berharga negara termasuk transaksi valuta asing," kata Syahdan.