drberita.id -Para kontraktor mengeluh sulitnya mendapatkan paket pekerjaan dari APBD Kota Medan, jika tidak bisa berjumpa dengan pejabat bernama
Anton dan Jimy.
Keluhan para kontraktor itu terdengar dalam pembicaran mereka di Candu Kopi, Jalan Abdullah Lubis, Medan, pada Kamis 7 Mei 2026.
Nama Anton dan Jimy disebut-sebut dalam pembicara para kontraktor yang terdengar oleh DRberita.id.
Anton dan Jimy, kata para kontraktor, adalah dua pejabat yang mengatur semua paket pekerjaan fisik di Kota Medan. Baik itu pekerjaan drainase, pengaspalan jalan, maupun bangunan jembatan. Jika ingin mendapatkan paket pekerjaan APBD, para kontraktor itu mengatakan harus bisa berjumpa dan berkomunikasi dengan kedua pejabat itu.
Para kontraktor juga menyebut nama pimpinan Anton dan Jimy, yang bernama Azmi. Juga sangat sulit untuk dijumpai dan berkomunikasi. Alasannya, karena semua peket pekerjaan diatur oleh Anton dan Jimy.
Azmi, kata para kontraktor itu hanya menerima laporan atau terima bersih dari Anton dan Jimy. Semua paket pekerjaan yang mengatur secara teknis di lapangan, baik itu untuk yang lelang maupun PL (Penunjukan Langsung) adalah Anton dan Jimy.
Para kontraktor yang belum bisa dekat atau berkomunikasi dengan Anton dan Jimy, serta belum bisa ngopi bareng dengan dua orang kepercayaan Azmi, itu jangan harap bisa mendapatkan paket pekerjaan lelang maupun PL dari APBD.
Para kontraktor pun juga membicarakan soal status Azmi yang menjadi pimpinan Anton dan Jimy, merupakan pejabat pindahan dari Pemkab Langkat yang masuk ke Kota Medan.