drberita.id -Acara tahunan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) yang dilaksanakan di Perapat, Danau Toba, Simalungun, oleh PT. Bank Sumut dinilai tidak memberikan dampak positif kepada mastarakat.
Padahal acara yang dibuat begitu mewah dan meriah. Namun acara itu kurang promosi ke masyarakat.
Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin pun angkat bicara. Ia menilai acara Simpeda dari Asosiasi Perbankan Daerah (Asbanda) tersebut kedepannya dibuat harus lebih maksimal.
"Acara Simpeda Bank Sumut di Parapat, memang skala kegiatannya bukan even akbar yang lantas bisa mendongkrak perekonomian Sumut secara makro. Berbeda jika membandingkan dengan kegiatan di Danau Toba sebelumnya seperti F1H2O yang memang dilakukan secara besar-besaran dan menjadi fokus perhatian masyarakat internasional," ucap Gunawan dalam keterang tertulis, Jumat 26 April 2024.
Akan tetapi, kata Gunawan, tidak ada salahnya jika berharap lebih pada Asbanda untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar jika ada even serupa, sehingga bisa melibatkan banyak masyarakat.
"Nilai positif yang bisa diambil dari kegiatan di Danau Toba tersebut adalah ada upaya untuk mempromosikan wisata Danau Toba," katanya.
Dikarenakan Bank Sumut sebagai tuan rumah acara rutin tersebut, lanjut Gunawan Benyamin, diharapkan upaya upaya lain yang produktif untuk mendorong pengembangan wisata maupun ekonomi bisa dilakukan oleh perusahaan lainnya.
Dampak positif dari kegiatan tersebut secara mikro tentunya akan sangat menguntungkan bagi Danau Toba, khususnya hotel yang dijadikan pusat kegiatan.
"Kita berharap dari kegiatan tersebut, Bank Daerah bisa meningkatkan kontirbusinya untuk pengembangan ekonomi daerah. Bank Sumut sejauh ini memang mampu mencetak kenaikan laba yang signifikan dan berkontirbusi pada pendapat daerah. Akan tetapi, tidak perlu besar kepala dan tetap memanfaatkan ajang tersebut untuk memperkuat sinergi antar perbankan daerah," bebernya Gunawan.
Tentunya, masih Gunawan, BUMD memiliki peran masing masing dalam pengembangan kawasan wisata maupun ekonomi di wilayahnya
"Saya menyarakan agar Bank Sumut bisa menyerap pengalaman yang mungkin saja bisa diimplementasikan untuk pengembangan ekonomi di Sumut. Tidak perlu sombong untuk menerima masukan dari bank lain, sekalipun kinerja keuangan Bank Sumut di atas rata rata Bank Daerah pada umumnya," cetusnya.
Gunawan Benyamin pun yakin, sinergi yang dibangun dengan Bank Daerah lain akan memperkaya ide atau masukan bagi Bank Sumut maupun ekonomi Sumut pada umumnya.
Seperti berbagi pengalaman pengelolaan tempat wisata, sinergi Bank Daerah dengan perusahaan daerah lainnya, peran bank daerah dalam mendukung pemerintahan daerah, pengembangan UMKM, atau hal lain yang memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan ekonomi Sumut secara menyeluruh.