Thailand Selatan jadi Potensi Produk asal Indonesia

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir082019/6117_Thailand-Selatan-jadi-Potensi-Produk-asal-Indonesia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
istimewa
Konsul Ekonomi, Konsulat Indonesia di Songkhla, Gamma Arifian Siddik saat memaparkan Hapex 2019.
DINAMIKARAKYAT | World Halal Product Expo (HAPEX) 2019 di Hatyai, Thailand Selatan sukses menghadirkan pengunjung ribuan dari Songkhla dan sekitarnya. 11 perusahaan asal Indonesia ambil bagian dalam peluang baik berbisnis dan menguntungkan perekonomian

Konsul Ekonomi, Konsulat Indonesia di Songkhla, Gamma Arifian Siddik menyatakan, pasca pameran halal terbesar di Thailand itu diharapkan mampu meningkatkan transaksi produk asal Indonesia masuk dan sebaliknya. 

"Jawa dikenal penghasil batik, pakaian Muslim maupun sentra Industri banyak di sana. Hapex ini merupakan salah satu sarana pembukaan akses pasar masuknya produk2 Indonesia ke Thailand melalui wilayah Selatan. Dengan banyaknya populasi Melayu Muslim di Thailand Selatan sangat potensial untuk memperkenalkan produk Indonesia karena secara selera hampir menyerupai dengan Indonesia sekaligus mengedukasi mereka akan produk dan wisata Indonesia,"ujar Gamma.

Hal ini penting lainnya adalah untuk membuka konektivitas dan mewujudkan komitmen ketiga pemimpin dalam IMT GT (Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangla) Summit di Singapura April 2018. Guna mewujudkan one single destination of IMT GT yang paling potensial, melalui jalur segitiga Songkhla-Medan-Penang yang memiliki kemiripan dari pengaruh kebudayaan Melayu, Tiongkok, Timur Tengah dan Eropa.

"Tiga daerah ini adalah bagian dari jaringan Old Town dan membuka pasar wisata antar negara. Pertemuan dua gubernur nantinya akan memperkuat hubungan ekonomi baik dari sisi wisata maupun perdagangan, dan mendesak menghadirkan kembali rute penerbangan Medan-Hatyai,"ungkap Gamma, Jumat (2/8).

Kemudian, kata Gamma, banyak juga mahasiswa asal Thailand yang menuntut ilmu di Indonesia seperti di Pulau Jawa dan Sumatera. Dalam momen ini, sebagian dari mereka membantu pengusaha asal Indonesia berkomunikasi dengan masyarakat Thailand. 

"Mereka tentunya jadi jembatan komunikasi dan membuka peluang Ekonomi mereka membawa produk dan membantu promosi untuk teman dan keluarganya. 

Karena salah satu sarana promosi yg masih menonjol di Thailand Selatan adalah word of mouth. 

Harapannya dengan Hapex ini Makin meningkat ekspor Indonesia ke Thailand Selatan, Makin banyak produk Indonesia yg dikenal Dan masuk ke Thailand Selatan dan Makin banyak turis asal Thailand Selatan ke Indonesia,"kata Gamma.

Penulis
: armand

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Konsulat RI di Songkla Repatrasi Nelayan asal Aceh Timur

Ekonomi

Toyota Tawarkan 4 Varian Standar & 2 Tipe Baru Fortuner Legender

Ekonomi

Batik Indonesia Hadir dalam Asean Week

Ekonomi

Meriahkan HUT RI, Ini Kado KRI di Songkhla

Ekonomi

Pengusaha Sumut Ikut Pameran Halal di Thailand