Gandeng KPK, Erick Thohir Respon Reaksi SBY Soal Kasus Jiwasraya

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir012020/6661_Gandeng-KPK--Erick-Thohir-Respon-Reaksi-SBY-Soal-Kasus-Jiwasraya-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
drberita/istimewa
Ketua KPK Firli Bahuri dan Menteri BUMN Erick Thohir
DRberita | Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengundang Ketua KPK Firli Bahuri untuk membahas pencegahan praktik korupsi di lembaga yang dipimpinnya. Langkah Erick itu untuk merespon reaksi dari Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Erick mengaku telah menyampaikan sejumlah langkah dan upaya dari Kementerian BUMN dalam mendorong BUMN tidak melakukan korupsi. "Alhamdulillah, tadi kita gelar pertemuan dengan pimpinan KPK untuk menyampaikan apa rencana ke depan untuk masa kepemimpinan kita," kata Erick, Selasa 28 Januari 2020.Erick ingin tata kelola korporasi yang bersih dan baik atau good corporate governance di BUMN harus betul-betul diimplementasikan, bukan hanya lip service. Tanpa menyalahkan siapa pun, menurut Erick, sudah banyak sekali kejadian yang kurang baik bagi citra BUMN.Erick mengatakan, kunci keberhasilan BUMN menarik investor asing adalah pemenuhan tata kelola korporasi yang baik dan bersih. Ia juga mengingatkan, tindakan memanipulasi atau window dressing laporan keuangan BUMN merupakan tindak kriminal.Erick menilai pola kerja sama antara Kementerian BUMN dan KPK dapat berjalan secara intensif dan berkelanjutan pada masa-masa yang akan datang."Tentu yang paling penting apa yang kita lakukan bukan hanya untuk kita, tapi saya sangat mengharapkan apa yang kita lakukan bisa berkelanjutan," kata dia.Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, ada beberapa program yang sudah dibuat oleh Erick Thohir dalam rangka pencegahan korupsi di BUMN. Menurut dia, ada sembilan Peraturan Menteri BUMN yang memerintahkan seluruh pejabat struktural untuk melakukan upaya mencegah korupsi.BUMN juga sudah membuat manajemen antisuap, kemudian meminta keterlibatan KPK dalam mencegah korupsi melalui pelatihan dan pendidikan antisuap serta pelatihan membangun korporasi yang bagus dan bersih.Firli juga mengaku membahas mekanisme keterlibatan KPK dalam mendorong tata kelola perusahaan yang bersih di BUMN dengan Erick.Firli mengaku tidak membahas satu per satu kasus secara spesifik mengenai BUMN tertentu. "Kita bicara bagaimana menyelamatkan, bagaimana juga memberikan andil untuk mencegah tidak terjadinya korupsi," kata Firli.Kasus JiwasrayaSoal kasus Jiwasraya, Erick mengaku tidak mengkhawatirkan keberlangsungan posisinya sebagai menteri BUMN dalam pengambilan kebijakan membenahi BUMN. Hal ini Erick sampaikan guna menjawab pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menduga adanya rencana penggulingan Erick dari jabatan karena kasus Jiwasraya.Erick menilai jabatan merupakan hal yang bisa datang dan pergi kapan saja. Oleh karena itu, Erick mengaku berkonsentrasi dalam setiap jabatan yang tengah dia emban."Saya rasa gini, kalau jabatan, itu sesuatu yang bisa setiap saat. Yang penting kita sebagai manusia tidak mengubah karakter dan jati diri karena, kalau jabatan, itu bisa kapan pun," kata Erick.Erick juga memastikan akan menghadiri undangan rapat panitia kerja (Panja) Jiwasraya di DPR, Rabu 29 januari 2020. "(Pembahasannya) mengenai Jiwasraya sudah dilaporkan, sudah dipaparkan, Ini DPR ingin memastikan," kata Erick.Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY menduga krisis gagal bayar asuransi Jiwasraya bisa saja hanya setitik dari krisis keuangan yang lebih besar. Ia juga menduga Jiwasraya merupakan puncak dari gunung es krisis keuangan di Indonesia.

"Nampak kecil di atas permukaan, ternyata besar yang tidak kelihatan," kata presiden keenam RI tersebut melalui unggahan di status Facebook-nya pada Senin 27 Janurai 2020. (art/drc)

Editor
: Bornok
Sumber
: republika.co.id

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor

Ekonomi

LHKPN KPK: Harta Kekayaan Kepala Dinas PUTR Tanjungbalai Naik Rp 4 Miliar

Ekonomi

Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Kembali Diperiksa KPK, Ini Alasannya

Ekonomi

KPK Serahkan Buku Pendidikan Antikorupsi kepada Prof Muryanto

Ekonomi

Korsup KPK Bertentangan Dengan Asta Cita Presiden Prabowo: Pemborosan Anggaran

Ekonomi

Babak Baru ‎Skandal Jiwasraya: Dua Eks Petinggi OJK Dilaporkan ke KPK dan Kejaksaan Agung