Masker Wajah 'Tito Karnavian' Bakal Laris Manis

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir052020/_7237_-Masker-Wajah---039-Tito-Karnavian--039--Bakal-Laris-Manis.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Istimewa
Mendagri Tito Karnavian mengenakan masker wajah buatan Pratiwi Masker Bandung.

drberita.id | Di tengah pandemi Covid-19 tidak sedikit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bangkrut. Tapi tidak bagi Pratiwi Masker asal Bandung, yang kini masker wajah uniknya dicari banyak orang.

"Masker dengan bentuk wajah pemakainya kini booming setelah dikenalkan oleh Ridwan Kamil dalam berbagai acara, serta digunakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam pertemuan dengan Tim GTPP Covind-19 bentukan DPR, di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 28 Mei 2020 lalu," kata Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga dalam keterangan tertulis, Minggu 31 Mei 2020.

Meskipun mengenakan masker, wajah Mendagri Tito terlihat asli. Masker yang didisain secara kreatif itu menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Tidak sedikit warga masyarakat yang berusaha melacak siapa gerangan pembuat masker. Ada yang ingin pesan untuk digunakan sendiri dan ada pula yang berminat menjadi reseller atau distributor.

Baca Juga: Muspika Balung Jember Izinkan Pasar dan Mini Market Buka Kembali

"Bakalan laris manis ini," ucap seorang pedagang beragam asesoris, tas, sandal dan baru dua bulan menjual masker di kawasan Pasar Bojonggede, Kabupaten Bogor, ini saat ditunjukkan produk masker yang dikenakan Mendagri Tito.

Masker yang menghebohkan itu diproduksi oleh 'Pratiwi Masker Wajah' di Bandung. Pratiwi Masker yang semula produsen garmen skala keci ini menangkap peluang setelah Protokol Kesehatan Covid-19 mewajibkan penggunaan masker kepada siapa pun yang keluar dari rumah. Sejak itu diproduksi masker dengan wajah pemakainya.

"Jadi tidak bisa dibeli langsung ada barangnya. Harus preorder dulu sekitar empat hari sebelumnya," ujar Pratiwi saat dihubungi lewat nomor WhatsApp.

Baca Juga: Diskusi Soal Pemecatan Presiden Bukan Makar Staf Khusus Mendagri Bantah Larang Ojol dan Ojek Konvensional Beroperasi120 Daerah Boleh Beraktivitas di Tengah Wabah Corona, 15 di Antaranya di Sumatera Utara

Bahan yang digunakan, kata Pratiwi, dari kain scuba gramasi tebal 280-300. Harga pun tidak terlalu mahal. Satu lusin isi 12 buah dihargai Rp 97 ribu. "Bahan ini bisa dicuci dan gambar wajah yang tercetak di kain tidak luntur," terangnya.

Pratiwi juga mengakui produknya banyak diperbincangkan orang setelah diendors Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dan kini menjadi booming setelah dipakai Mendagri Tito dalam acara kunker Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco bersama rombongan ke kantor Kemendagri, Kamis lalu.

"Peningkatan omzet sih belum terlalu banyak. Kan baru berapa hari. Tapi dengan digunakan oleh Pak Menteri kami makin dikenal. Banyak yang hubungi kami. Insyallah, UMKM seperti kami bisa semakin maju karena dukungan pejabat pemerintahnya," ucap Pratiwi penuh harap.

Dukungan kongkrit pejabat terhadap UMKM dalam negeri ini tentunya senada dengan imbauan Presiden Jokowi agar bangga mengenakan produk UMKM dalam negeri. Karena Pandemi Covid-19 yang telah menyerang 213 negara, menghancurkan sejumlah usaha.

Baca Juga: Kisah Gelandang AC Milin Disia-siakan Arsenal

Pelaku UMKM dengan akses dan modal usaha yang serba terbatas tentu saja paling menderita dalam menghadapi pandemi yang tidak tahu kapan berakhirnya ini. Namun dengan kreativitas sebagaimana ditunjukkan oleh Pratiwi dan dukungan pejabat pemerintah, setidaknya ada titik terang yang bisa menyelamatkan UMKM dengan modal yang sangat pas-pasan. (art/drb)

Editor
: Gambrenk
Sumber
: Pers Rilis

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

2 Menteri Mau Datang ke Medan, Siapa Mereka?

Ekonomi

Staf Khusus Mendagri Bantah Larang Ojol dan Ojek Konvensional Beroperasi

Ekonomi

Untuk Blangko KTP-el dan DKPP, Kemendagri Minta Tambahan Anggaran Pilkada 2020