HUT ke 22, FSPMI Bertekad Terus Berjuang Demi Kaum Buruh

Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/photo/berita/dir022021/_6903_HUT-ke-22--FSPMI-Bertekad-Terus-Berjuang-Demi-Kaum-Buruh.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Foto: Istimewa
Wily Agus Utomo

drberita.id | Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) merayakan hari lahirnya ke 22 tahun.

Dideklarasikan sejak 6 Februari 1999, hingga kini FSPMI menjadi motor pergerakan perjuangan hak dan kesejahteraan kaum buruh di Indonesia.

Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo mengatakan, di hari ulang tahun organisasinya yang ke 22 tahun ini, pihaknya bertekad untuk terus berjuang demi kaum buruh Indonesia pada umumnya dan terkhusus di Provinsi Sumatera Utara.

"Dirgahayu FSPMI kami, semoga kami akan terus bersama kaum buruh, wujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi buruh dan keluarganya," ucap Willy dalam siaran persnya, Sabtu 6 Februari 2021.

BACA JUGA :Tiktokers Hanny Lee Cari Pasangan Duet

Menurut Willy, organisasinya masih cukup muda di Indonesia, akan tetapi perjuangan dan perlawanannya terhadap hak kaum buruh sangat militan dan konsisten selalu berada di pihak buruh. Hingga saat ini, FSPMI kata dia masih terus melawan kebijakan pemerintah yang kerap mengebiri hak kaum buruh seperti penolakan terhadap UU Cipta Kerja, berjuang untuk kenaikan upah, pesangon, jaminan pensiun buruh dan perjuangan kesejahteraan buruh lainya.

"Kita sudah melewati 20 tahun pertama dalam perjuangan bersama buruh, dalam hut kali ini kami mengusung tema menyongsong 20 tahun ke depan untuk meraih kesejahteraan kaum buruh," ungkap Willy.

Khusus di Provinsi Sumut, lanjut Willy, FSPMI Sumut sudah mewarnai pergerakan buruh kurang lebih 11 tahun, tentunya telah banyak pula capaian yang digapai organisasi ini, mulai dari perjuangan kenaikan upah, pembelaan PHK terhadap kaum buruh, perjuangan hak normatif, dan advokasi buruh lainya.

Dan catatan kritis untuk Sumut, kata Willy, tahun ini buruh Sumut sangat dikecewakan oleh Gubernur Sumatera Utara, terkait kenaikan Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK), dimana kata dia, dari 33 kabupaten kota di Sumut hanya Kota Medan yang dinaikan UMK nya.

"Terkait tidak naiknya UMK lain selain Medan, kami beberapa elemen buruh di Sumut telah sepakat Februari ini akan melayangkan gugatan ke PN Medan," papar Willy.

BACA JUGA :Anggota DPRD Medan Muntah-muntah, PT API Ditutup

Menurutnya, tidak ada alasan apapun tidak menaikan upah buruh, selain melanggar Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 tentang kenaikan upah, inflasi dan pertumbuhan ekonomi Sumut juga tidak mengalami minus.

"Bahkan kami sudah survei Kebutuhan Hidup Layak ( KHL) buruh mengalami lonjakan kenaikan, kita sudah survei pasar, rata-rata upah harusnya mendekati Rp 4 juta, untuk Medan dan Deliserdang, maka kita akan terus berjuang dengan menggugat SK Gubsu terkait UMK tahun ini," tutup Willy.

art/drb

Editor
: admin
Sumber
: Rilis

Tag:

Berita Terkait

Berita

Sambut Ramadan, Chairil Mukmin Tambunan Doa Bersama Untuk Masyarakat Kota Tebingtinggi

Berita

Kejati Sumut Teruskan Laporan Kebun Sawit PT. CSIL ke Satgas PKH Pusat

Berita

Buruh di Sumut Merasa Tertipu: Tuntut Revisi Kenaikan UMP dan UMK Pakai Pengalian Alpha

Berita

Tahun 2026, Upah Buruh di Sumut Rp. 3,2 Juta

Berita

Buruh Sumut Salurkan 4 Ton Bahan Makanan dan Obat ke Korban Bencana Tapteng - Sibolga

Berita

Buruh Sumut Tolak UMP Versi Menaker Yassieirli