drberita.id | Belasan massa yang tergabung dalam Gerakan Muda Pejuang Pembaharuan Sumatera Utara (GMP2SU) berunjukrasa di depan Kantor Polda Sumut, Jalan Sisingamaraja KM 10, Selasa 22 Maret 2022.
Massa GMP2SU menyampaikan kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak bahwasanya ada dugaan segelintir oknum saat ini telah menjualbelikan pupuk PTPN4 dengan harga yang murah demi mencari keuntungan pribadi.
BACA JUGA:
Jika Jokowi Tak Respon, Pema USU Ajak Masyarakat Tolak Penundaan Pemilu 2024Koordinator Lapangan GMP2SU Rahman Hasibuan menerangkan bahwa aksi unjuk rasa mereka bertujuan dalam rangka memperbaiki citra dan rasa kepedulian masyarakat terhadap perusahaan BUMN yaitu PTPN4.
Sebagai tuntutannya, GMP2SU meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra untuk segera memeriksa seluruh Cabang PTPN4 yang berada di Wilayah Labuahanbatu, dari temuan GMP2SU yanh menemukan adanya penjualan pupuk bermerek PTPN4 dengan murah di bawah harga normal.
"Kami juga menemukan di beberapa lokasi yang diduga memproduksi pupuk ilegal menggunakan logo PTPN4, di antaranya gudang penjualan pupuk di Kecamatan Panai Tengah berinisial JMN, di Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Tengah berinisial WN, dan gudang penjualan pupuk di Jalan Baru Ranto Prapat berinisial NV," terang Rahman.
BACA JUGA:
PP HIMMAH: Menag Yaqut Berhentilah Buat Gaduh"Kami meminta Kapolda Sumut agar memerintahkan Kapolres Labuahanbatu untuk mengusut tuntas temuan GMP2SU," tutupnya.