DRberita | Kejahatan jalanan yang terjadi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) diduga tidak tuntas penanganannya di Polsek Kota Pinang, berujung pada aksi unjuk rasa ke Polda Sumut, Jalan SM Raja, Medan-Tanjung Morawa, Selasa 11 Februari 2020.Koalisi Mahasiswa Pemuda Labuhanbatu Selatan (KOMPAS Labusel) dipimpian Nazhar Maulana Tambak meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memeriksa dan menyopot Kapolsek Kota Pinang Kompol Darwin Ginting dan Kanit Reskrim Iptu Ilham.Permintaan itu disampaikan KOMPAS Labusel dalam orasinya terkait permasalah yang ada di wilayah Kecamatan Kota Pinang, Labusel."Periksa Kompol Darwin Ginting Kapolsek Kota Pinang (saat kejadian) terkait pelepasan pencurian yang terjadi di depan Pabrik PT. Nubika Jaya Bloksongo, Kecamatan Kota Pinang, Jumat 27 Desember 2019," kata Maulana."Periksa dan copot juga Iptu Ilham selaku Kanit Reskrim Polsek Kota Pinang yang diduga ikut serta dalam pelepasan pencurian yang terjadi di depan Pabrik PT. Nubika Jaya Bloksongo, Kecamatan Kota Pinang," sambungnya.Selain itu, KOMPAS Labusel juga membeberkan dugaan ketidakbecusan Kompol Darwin Ginting dan Iptu Ilham dalam memberantas perjudian seperti Jackpot dan lainnya.Begitu juga penjual minyak subsidi yang ditimbun dan dijual kepada along-along (pedagang) dengan modus membeli minyak ke SPBU dengan menggunakan mobil pribadi dengan berulang-ulang dari SPBU Titi Kembar dan Bloksongo."Semua aksi kehatanan jalanan itu terbiarkan oleh Polsel Kota Pinang, saai ini kondisi Kamtibmas di Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labusel, membutuhkan perhatian serius dari Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin," kata Maulana.
Karena tidak ada pihak Humas Polda Sumut yang menerima aspirasi mereka, massa pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib serta aman dan terkendali. (art/drc)