Pilpres 2024

Ganjar ke Medan Karena Elektabilitas Rendah

Struktur Relawan Banyak Fiktif
Artam

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: getimagesize(https://cdn.drberita.id/uploads/images/202306/_6328_Ganjar-ke-Medan-Karena-Elektabilitas-Rendah.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 180

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 181

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/sudutbir/drberita.id/amp/detail.php on line 182
Poto: Istimewa
Ganjar Pranowo
drberita.id -Calon presiden (Capres) PDIP Ganjar Pranowo dikabarkan berkunjung ke Medan, Sumatera Utara, pada 11 Juni 2023, dalam kegiatan 'Silaturrahim Bersama Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo'.

Tokoh Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati, mengatakan kedatangan Ganjar Pranowo ke Medan, Sumatera Utara, untuk konsolidasi dan menggerakan mesin partai dan struktur relawan.

Hal ini dampak dari rendahnya dukungan masyarakat Sumatera Utara kepada Capres PDIP tersebut.

"Kedatangan Ganjar Pranowo ke Medan dalam kegiatan 'Silaturrahim Bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo' karena dampak dari hasil survey yang menempatkan Capres PDIP tersebut di urutan terakhir, dengan perolehan suara hanya 16,2 persen," kata Ikhyar dalam keterangan tertulis, Kamis 8 Juni 2023.

"Padahal Sumut ini basis PDIP dan pada Pilpres 2019, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang diusung PDIP menang dengan selisih suara 348.729 suara," sambungnya.

Ikhyar mengatakan, jika Ganjar Pranowo bisa menang di Sumut, maka peluang menang secara nasional pada Pilpres 2024 sangat besar, karena suara Ganjar di Pulau Jawa berimbang dengan Prabowo dan Anies.

"Kemenangan di Sumut bisa jadi penentu untuk memenangkan Pilpres 2024. Hasil survey di 5 Provinsi yang mempunyai pemilih terbesar, Ganjar hanya menang di Jateng dan Jatim. Jika Ganjar bisa menang di Sumut, maka peluang menang akan besar, karena di Jawa suaranya berimbang," kata Ikhyar.

Ikhyar menjelaskan kenapa elektabilitas Ganjar rendah di Sumut yang notabene merupakan basis PDIP?

"Ada dua alasan kenapa elektabilitas Ganjar rendah di Sumut, pertama basis PDIP. Terbesar berada di Pantai Barat, dan daerah ini hanya menyumbang sekitar 30 persen dari total pemilih di Sumut. Saat ini pemilih di daerah ini juga terpecah suaranya ke Anies dan Prabowa," jelasnya.

Kemudian alasan kedua kata Ikhyar, daerah mayoritas islam di Pantai Timur menyumbang sekitar 70 persen total suara pemilih tidak bisa diintervensi oleh PDIP maupun struktur relawan yang ada. Ketiga, struktur relawan Ganjar di Sumut kebanyakan fiktif, dan tidak mengakar di masyarakat. Struktur relawan hanya exis di media tapi tidak punya kegiatan di masyarakat, khusus pemilih muslim yang berada di Pantai Timur (Langkat, Medan, Deli Serdang, Asahan dll)," tuturnya.

Diketahui, agenda dan jadwal kegiatan Ganjar Pranowo ke Medan tersebut beredar di berbagai group WA. Dalam surat undangan dan jadwal yang tertera, kegiatan Ganjar diawali peresmian Rumah Pemenangan Ganjar Pranowo.

Kemudian dilanjutkan pertemuan konsolidasi tiga pilar struktur pemenangan meliputi Partai, Relawan dan Simpatisan.

Selanjutnya, Ganjar akan bertemu tokoh lintas agama dan etnis di Pesantren Al Kautsar Al Akbar Jalan Pelajar Timur Medan. Setelah itu Ganjar bertemu dengan kaum milineal, tiktoker, dan Instagram dalam kegiatan Hang Out Bareng.

Penulis
: redaksi
Editor
: redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Jangan Hanya Hasto PDIP, KPK Harus Juga Tegakan Hukum Kepada Yasonna Laoly

Berita

BBHAR PDIP Medan Ingatkan PT. MAP Jangan Korbankan Karyawan Biasa Karena Lemahnya SOP

Berita

Aktivis 98 Berharap Elit PDIP Respon Pidato Prabowo di KTT: Ajak Negara Muslim Dukung Kemerdekaan Palestina

Berita

Tarung Blok Sumut dan Blok Medan di Pilgubsu, PDIP Harus Rombak Calon Bupati

Berita

Bakal Calon Wakil Walikota Medan Rudy Hermanto: Persoalan Lingkungan Jadi Prioritas

Berita

Prof Ridha Makan Siang Bersama Pengurus PDIP dan PKB, Terbuka ke Partai Lain